hak dan kewajiban warga negara

Wajib Tahu! Ini Penjelasan Lengkap Hak dan Kewajiban Negara!

Semua orang yang tinggal di suatu negara untuk jangka waktu tertentu, atau memiliki keturunan dari suatu negara pasti memiliki atau memiliki pilihan untuk memperoleh kewarganegaraan.  Setiap warga negara, tentunya wajib dipenuhi hak-haknya dan memiliki kewajiban negara yang harus dijalankan atau dipatuhi.

Walaupun Hak dan Kewajiban saling berkaitan, tetapi sebenarnya memiliki cukup banyak perbedaan. Agar Anda lebih memahami mengenai perbedaan dari hak dan kewajiban sebagai warga negara, serta berbagai macam jenis dan contoh yang dapat diaplikasikan dalam kehidupan masyarakat, baca penjelasan dibawah ini secara seksama!

Perbedaan Hak dan Kewajiban

Seperti yang telah disebutkan sebelumnya, hak dan kewajiban memiliki perbedaan. Hal utama yang membedakan keduanya adalah bahwa hak mengacu terhadap apa yang kita dapatkan, sedangkan kewajiban lebih mengarah kepada apa yang harus kita lakukan. 

Untuk mengetahui perbedaan-perbedaan yang dimiliki oleh hak dan kewajiban secara lebih rinci, perhatikan penjelasan dibawah ini yang telah kami kelompokkan ke dalam empat aspek.

Pengertian

Hak merupakan suatu hal mutlak yang dimiliki oleh setiap individu sejak terlahir dan dapat digunakan sesuai kebutuhan masing-masing. Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), benar, milik, dan kewenangan atau kekuasaan untuk berbuat atau menuntut sesuatu karena 

Sementara itu, kewajiban adalah segala sesuatu yang harus dijalankan, dengan menaati hukum dan aturan yang ada, dengan rasa penuh tanggung jawab. 

Fungsi dan Tujuan

Secara fungsi, hak berfungsi untuk memberikan wewenang kepada orang-orang, sedangkan kewajiban berfungsi untuk memberikan tugas yang wajib dilaksanakan oleh individu yang diistimewakan oleh hak-hak yang dimiliki.

Tujuan dari pemberian hak adalah kepada diri sendiri, sedangkan kewajiban bertujuan kepada sebagian besar masyarakat umum.

Baca juga: Mari Mengenal Peraturan Perusahaan dan Aturan yang Mengaturnya

Hubungan Terhadap Masyarakat dan Hukum

Kaitan hak dengan hubungan terhadap masyarakat adalah bahwa hak merupakan hal yang kita dapatkan dari masyarakat, sementara kewajiban adalah apa yang dapat kita berikan kembali kepada masyarakat.

Karena hak adalah sesuatu yang telah kita dapatkan sejak lahir dari undang-undang dan aturan negara, maka secara hukum, kita dapat mempertahankan atau bahkan menggugat kepada pengadilan apabila terdapat pelanggaran. 

Sebaliknya, karena kewajiban harus dilaksanakan oleh setiap warga negara, maka kewajiban tidak bisa digugat oleh pengadilan.

Jenis-Jenis Hak dan Kewajiban Warga Negara

Pada umumnya, terdapat hak dan kewajiban tertentu yang sejalan dengan ideologi atau dasar negara yang dipercayai. Sebagai contoh, Rusia dan Indonesia memiliki hak dan kewajiban yang berbeda karena ideologi negara Rusia adalah komunisme, sedangkan Indonesia menganut pancasila.

Selain ideologi, hal-hal seperti budaya dan demografi sosial juga mempengaruhi terbentuknya hak dan kewajiban warga negara. Meski begitu, hak dan kewajiban masyarakat pada umumnya tetap dapat dikelompokkan ke dalam aspek-aspek tertentu. Simak penjelasan dibawah ini.

Jenis-Jenis Hak

Terdapat beberapa jenis hak yang wajib Anda pahami dan nikmati sebagai warga negara. Jenis-jenis hak di bawah ini tidak bisa diganggu gugat oleh negara dan merupakan pelanggaran apabila tidak diindahkan.

  • Umum: semua manusia memiliki hak ini secara mutlak karena dia adalah manusia. Jenis hak ini juga dikenal sebagai hak asasi manusia.
  • Khusus: hak yang timbul berkat hubungan khusus atau peranan khusus antar individu yang membuat hak ini dimiliki hanya oleh pihak-pihak yang terlibat saja.
  • Legal: hak yang memiliki dasaran hukum dan berasal dari kumpulan peraturan seperti undang-undang, peraturan, atau hukum-hukum lainnya.
  • Moral: hak yang memiliki peran dalam struktur moral yang mengacu pada peraturan bermoral.
  • Positif: hak memiliki karakter positif yang dimiliki oleh seorang individu apabila orang lain berbuat sesuatu untuk dirinya.
  • Negatif: hak berkarakter negatif yang membebaskan seorang individu untuk melakukan atau mempunyai sesuatu dan membuat orang lain tidak dapat menjauhi dirinya untuk mempunyai untuk melakukan hal tersebut. Hak negatif ini dibagi lagi menjadi dua, yaitu:
    • Aktif
      Hak yang diberikan untuk melakukan sesuatu atau tidak berbuat seperti yang dikehendaki orang lain yang membuat orang tersebut tidak menjauhi dirinya untuk melakukan kegiatan tersebut.
    • Pasif
    • Hak ini secara tidak langsung ditegakkan agar seorang tidak diperlakukan oleh orang lain atas aturan yang khusus
      Hak untuk tidak diperlakukan orang lain atas aturan khusus.
  • Sosial: Hak yang dipunyai oleh badan kependudukan bersama dengan anggota lainnya.

Baca juga: Pentingnya Talent Management bagi Perusahaan dan Karyawan

Jenis-Jenis Kewajiban 

Sama seperti hak, kewajiban juga memiliki beberapa jenis. Di bawah ini adalah golongan-golongan dari kewajiban yang wajib untuk ditegakkan oleh setiap warga negara:

  • Publik: Kewajiban publik merupakan kewajiban yang memiliki kaitan hak-hak publik, seperti taat pada peraturan.
  • Primer: Kewajiban primer berasal dari kegiatan yang melawan hukum, seperti pemenjaraan, maupun yang tidak melawan hukum, seperti kewajiban untuk tidak mencoreng nama baik seseorang.
  • Mutlak: Kewajiban mutlak adalah kewajiban yang dimiliki oleh individu terhadap dirinya sendiri diluar hak yang dimiliki dan tidak mutlak melibatkan hak pihak lain.
  • Positif: Kewajiban positif memperbolehkan seorang individu untuk melakukan sesuatu
  • Negatif: Kewajiban negatif memperbolehkan seorang individu untuk tidak melakukan sesuatu.
  • Umum: Kewajiban umum merupakan kewajiban yang diberikan kepada setiap individu yang menjadi warga negara umum.
  • Khusus: Kewajiban khusus diberikan kepada kumpulan individu tertentu, baik melalui bidang hukum atau perjanjian tertentu.

Hak dan Kewajiban Warga Negara Indonesia

Sebagai warga negara Indonesia, kita memiliki beberapa hak dan kewajiban tertentu yang diatur oleh Undang-Undang 1945 (UUD 1945). Menurut situs Mahkamah Konstitusi (MK), berikut adalah berbagai hak yang dimiliki oleh setiap warga negara Indonesia:

  • Hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak: “Tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” (pasal 27 ayat 2).
  • Hak untuk hidup dan mempertahankan kehidupan: “Setiap orang berhak untuk hidup serta berhak mempertahankan hidup dan kehidupannya.”(pasal 28A).
  • Hak untuk membentuk keluarga dan melanjutkan keturunan melalui perkawinan yang sah (pasal 28B ayat 1).
  • Hak atas kelangsungan hidup. “Setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh, dan berkembang”
  • Hak untuk mengembangkan diri dan melalui pemenuhan kebutuhan dasarnya dan berhak mendapat pendidikan, ilmu pengetahuan dan teknologi, seni dan budaya demi meningkatkan kualitas hidupnya demi kesejahteraan hidup manusia. (pasal 28C ayat 1)
  • Hak untuk memajukan dirinya dalam memperjuangkan haknya secara kolektif untuk membangun masyarakat, bangsa, dan negaranya. (pasal 28C ayat 2).
  • Hak atas pengakuan, jaminan, perlindungan, dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di depan hukum.(pasal 28D ayat 1).
  • Hak untuk mempunyai hak milik pribadi Hak untuk hidup, hak untuk tidak disiksa, hak kemerdekaan pikiran dan hati nurani,hak beragama, hak untuk tidak diperbudak, hak untuk diakui sebagai pribadi di hadapan hukum, dan hak untuk tidak dituntut atas dasar hukum yang berlaku surut adalah hak asasi manusia yang tidak dapat dikurangi dalam keadaan apapun. (pasal 28I ayat 1).

Baca juga: Serba Serbi Pajak yang Wajib Kamu Baca!

Sedangkan di bawah ini adalah kewajiban yang harus dilaksanakan oleh setiap warga negara Indonesia:

  • Wajib menaati hukum dan pemerintahan. Pasal 27 ayat (1) UUD 1945 berbunyi: segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya.
  • Wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara. Pasal 27 ayat (3) UUD 1945 menyatakan: setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam upaya pembelaan negara”.
  • Wajib menghormati hak asasi manusia orang lain. Pasal 28J ayat 1 mengatakan: Setiap orang wajib menghormati hak asasi manusia orang lain
  • Wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang. Pasal 28J ayat 2 menyatakan : “Dalam menjalankan hak dan kebebasannya,setiap orang wajib tunduk kepada pembatasan yang ditetapkan dengan undang-undang dengan maksud untuk menjamin pengakuan serta penghormatan atas hak kebebasan orang lain dan untuk memenuhi tuntutan yang adil sesuai dengan pertimbangan moral, nilai-nilai agama, keamanan, dan ketertiban umum dalam suatu masyarakat demokratis.”
  • Wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara. Pasal 30 ayat (1) UUD 1945. menyatakan: “tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pertahanan dan keamanan negara.”

Dapat dikatakan bahwa berbagai macam hak dan kewajiban yang dimiliki oleh setiap warga negara harus diingat dan dipahami agar kegiatan keseharian dapat dijalankan dengan lancar. Hak dan kewajiban warga negara, walau berkaitan, ternyata memiliki perbedaan yang cukup besar, terutama pada negara-negara yang memiliki ideologi berbeda.

Meski begitu, hak dan kewajiban dari warga negara yang berbeda masih dapat digolongkan terhadap beberapa kategori umum, seperti legal, mutlak, positif, dan negatif. 

Salah satu hak yang dimiliki oleh warga negara Indonesia adalah hak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak yang diatur dalam pasal 27 ayat 2. Agar karyawan Anda memperoleh upah yang layak didapatkan pada waktu yang tepat setelah melakukan kewajibannya kepada perusahaan, maka Anda membutuhkan aplikasi penggajian.

GreatDay HR adalah aplikasi payroll yang memiliki integrasi dengan data-data seperti data kehadiran, lembur, dan cuti karyawan untuk memastikan gaji yang diberikan kepada karyawan sesuai dengan upaya yang telah mereka lakukan.

Selain itu, GreatDay HR juga memastikan bahwa penggajian yang dilakukan terhadap karyawan telah tunduk terhadap peraturan-peraturan pada suatu negara dan akan terus update dengan regulasi-regulasi terbaru.Ajak kami untuk mendatangi perusahaan Anda sekarang juga! Mungkin saja hak dan kewajiban karyawan anda sebagai warga negara dapat ditegakkan dengan lebih baik.

Scroll to Top