Inflasi dan Deflasi, Apa Penyebabnya?

Inflasi dan deflasi menjadi dua hal yang sering menjadi topik utama, dan mempengaruhi sistem finansial sebuah negara secara menyeluruh. Dapat dikatakan inflasi selalu berkaitan dengan harga yang semakin meningkat, sebaliknya deflasi merupakan penurunan harga barang yang dijual masyarakat. Peningkatan dan penurunan harga pasar ini sangat ditentukan oleh kedua hal yang telah dibahas sebelumnya. 

Dalam kesempatan ini kita akan membahas ulasan lengkap mengenai inflasi dan deflasi, jadi pastikan Anda membaca artikel ini sampai habis. 

Perbedaan Inflasi dan Deflasi

Baca juga: Pengertian Inflasi, Penyebab, dan Jenis Inflasi

  • Inflasi merupakan meningkatnya harga secara signifikan yang disebabkan karena banyak faktor. Namun jika kenaikan harga hanya terjadi di satu atau dua produk maka tidak dapat disebut inflasi.
    Karena inflasi dapat dikatakan jika ada peningkatan sebuah harga produk dan mempengaruhi produk itu sendiri. Dalam hal ini kita dapat mengambil contoh terkait kebutuhan sehari-hari, seperti adanya kenaikan harga yang terus melonjak terjadi akibat konsumsi masyarakat yang terus meningkat. 
  • Deflasi dalam ekonomi merupakan suatu keadaan dalam periode waktu tertentu, yang menunjukan penurunan harga barang atau jasa secara umum. Berimbas pada sektor lain, seperti upah pekerja. Deflasi ini terjadi salah satunya karena kurangnya jumlah uang yang beredar di masyarakat. 

Penyebab Inflasi dan Deflasi

Penyebab Inflasi

1. Quantity Theory Inflation

Jumlah uang yang beredar selalu memiliki keterkaitan dengan adanya inflasi. Pasalnya perlu diingat jika jumlah barang tetap namun jumlah uang yang beredar lebih besar dua kali lipat, maka tidak mengherankan jika harga barang ikut meningkat dua kali lipat.

2. Cost Push Inflation

Inflasi yang terjadi karena adanya dorongan kenaikan biaya produksi secara terus menerus, yang disebabkan karena adanya desakan biaya faktor produksi yang terus naik.

3. Inflasi Campuran 

Kenaikan penawaran dan permintaan terhadap barang atau jasa, namun penyediaan sangat terbatas. Sehingga mengakibatkan penyediaan barang dan faktor produksi menjadi turun. Jenis ini akan sulit diatasi dan dikendalikan saat terjadi kesenjangan yang tinggi antara keduanya. 

4. Structural Theory Inflation

Penyebab inflasi dari segi struktural ekonomi yang kaku. Dalam kasus ini produsen tidak dapat mencegah kenaikan permintaan yang cepat akibat melonjaknya pertumbuhan penduduk. Hingga akhirnya permintaan tidak seimbang dengan penyediaan yang ada. 

Penyebab Deflasi 

1. Menurunnya Jumlah Uang Yang Beredar Di Masyarakat

Berada di posisi pertama yang menjadi alasan mengapa terjadinya deflasi. Dapat terjadi karena banyak orang yang memilih hasil yang besar atau bunga yang tinggi di Bank. Sehingga mereka menggunakan peluang tersebut untuk menabung. 

2. Meningkatnya jumlah barang di pasar 

Merupakan salah satu kesalahan produsen yang melakukan produksi tanpa perhitungan yang tepat. Tak mengherankan jika harga barang menurun karena permintaan lebih sedikit, dibandingkan banyaknya barang.

3. Turunnya permintaan hasil produksi

Jika produk yang dihasilkan tidak bisa diiringi permintaan yang sesuai, maka bukan tidak mungkin dapat menyebabkan terjadinya deflasi. Sehingga produsen disarankan untuk memiliki perhitungan jumlah hasil produksi yang tepat. 

Cara mengatasi Inflasi dan Deflasi 

Untuk mengatasi kenaikan harga secara umum, maka ada beberapa hal yang perlu dilakukan:

1. Kebijakan moneter

Segala bentuk kebijakan di bidang keuangan, yang bertujuan untuk menjaga kestabilan. Pemerintah dapat mengambil langkah untuk mengurangi jumlah uang yang beredar, serta menetapkan persediaan uang kas pada bank. Selain itu perlu juga diterapkan kebijakan diskonto, dan kebijakan operasi pasar terbuka.

Baca juga: Prinsip Dasar Upah dan Gaji Berdasarkan Peraturan Gaji Terbaru Menurut Pemerintah

2. Kebijakan Fiskal

Langkah untuk memengaruhi penerimaan dan pengeluaran pemerintah, yang mempengaruhi tingkat inflasi. Kebijakan fiskal sebagai berikut, melakukan penghematan pengeluaran pemerintah yang akan nantinya akan menurunkan harga. Hingga menaikan tarif pajak guna mengurangi tingkat konsumsi.

Upaya Mengatasi Deflasi

Fenomena deflasi tidak bisa dianggap sepele karena dapat menghambat perekonomian. Namun dapat diatasi dengan beberapa cara berikut:

1. Mengurangi Suku Bunga

Dengan suku bunga yang ada orang-orang nantinya akan lebih memilih menyimpannya sendiri.  Dengan sirkulasi uang yang besar di masyarakat, ini akan meningkatkan jumlah barang yang dibeli.

2. Menerapkan Kebijakan Non-Moneter

Untuk memperkecil laju deflasi, produsen harus diberikan batasan saat memproduksi barang atau jasa. Sehingga nantinya pengurangan jumlah barang akan menyebabkan kenaikan harga. 

Secara sederhananya Inflasi dan deflasi menjadi dua hal yang mempengaruhi sistem finansial sebuah negara secara menyeluruh, dan menentukan kenaikan atau penurunan harga suatu barang. Sehingga dalam hal ini pemerintah diharapkan dapat mengambil langkah terbaik untuk mengatasinya.

Scroll to Top