Kepuasan Kerja Karyawan dan Dampaknya Terhadap Kesuksesan Bisnis Anda

Apabila sebuah perusahaan ingin sukses, maka sebaiknya perusahaan melindungi dan mengembangkan aset yang dimiliki. Salah satu aset terpenting perusahaan adalah karyawan karena mereka berkontribusi langsung dalam pertumbuhan bisnis. Oleh karena itu, kepuasan kerja dari karyawan harus diperhatikan dengan baik untuk memastikan kinerja mereka terjaga.

Pertanyaannya, bagaimana caranya perusahaan mempertahankan atau bahkan meningkatkan kepuasan kerja karyawan? Apa saja faktor-faktor yang mempengaruhinya? Kami akan menjawab kedua pertanyaan tersebut dan membahas tuntas mengenai kepuasan kerja karyawan. Mari kita ulas. 

Pengertian Kepuasan Kerja Menurut Para Ahli

Sebelum membahas lebih detail mengenai kepuasan kerja, pertama-tama Anda harus memahami mengenai pengertian dari kepuasan kerja. Definisi kepuasan kerja telah menjadi topik diskusi oleh banyak pakar sepanjang sejarah. Berikut adalah beberapa pengertian kepuasan kerja menurut para ahli:

Hasibuan

Menurut Hasibuan, kepuasan kerja merupakan sikap emosional yang menyenangkan dan mencintai pekerjaannya yang dicerminkan melalui moral kerja, kedisiplinan, dan prestasi kerja. Hasibuan juga menganggap kepuasan kerja dinikmati oleh seorang karyawan di dalam pekerjaan, di luar pekerjaan, dan kombinasi keduanya.

Susilo Martoyo

Sedangkan Susilo Martoyo mengatakan bahwa kepuasan kerja adalah salah satu aspek psikologis yang menggambarkan perasaan seseorang tentang pekerjaannya. Menurut beliau, seorang karyawan akan merasa puas jika ia merasakan adanya kesesuaian antara kemampuan, keterampilan, dan harapan pekerjaan.

Handoko

Selanjutnya, Handoko berkata bahwa kepuasan kerja merupakan kondisi emosional para karyawan terhadap pekerjaan mereka. Kondisi emosional ini dapat berarti karyawan merasa senang atau tidak senang dengan pekerjaan yang mereka jalani.

Robbins 

Lalu menurut Robbins, kepuasan kerja adalah sikap umum dari seorang individu terhadap pekerjaannya. Beliau mengatakan bahwa apabila seorang karyawan memiliki tingkat kepuasan kerja yang tinggi, maka ia akan menunjukkan perilaku positif terhadap pekerjaan itu dan begitu juga sebaliknya.

Setelah melihat definisi dari beberapa pakar diatas, dapat ditarik garis besar bahwa kepuasan kerja adalah kondisi psikologis dan sikap umum seorang karyawan yang berpengaruh terhadap kontribusinya terhadap perusahaan.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kepuasan Kerja

Kepuasan kerja berhubungan dengan kondisi psikologis dari seorang karyawan karena pada saat karyawan sedang senang maka kontribusinya terhadap perusahaan akan meningkat. Lalu, apa saja faktor yang berpengaruh terhadap kepuasan kerja? Simak penjelasan berikut:

Kompensasi dan Lingkungan kerja

Salah satu faktor yang memiliki pengaruh besar dari kepuasan kerja seorang karyawan adalah kompensasi dan fasilitas-fasilitas pendukung yang diberikan oleh perusahaan. Karyawan yang digaji dengan baik, diberikan bonus, insentif, asuransi kesehatan, dan sejenisnya pasti akan lebih senang jika dibandingkan dengan individu yang tidak memiliki fasilitas yang sama.

Selain itu, lingkungan kerja yang sehat, suportif, dan menyenangkan juga akan semakin meningkatkan kepuasan kerja bagi karyawan.

Keseimbangan Hidup dan Kerja (work-life balance)

Setiap orang pasti ingin bekerja di tempat yang dapat memberikan mereka waktu yang cukup untuk menghabiskan waktu bersama keluarga dan kerabat di luar kantor. Oleh karena itu, penting bagi perusahaan untuk mempertimbangkan apakah karyawannya memiliki keseimbangan hidup dan kerja yang baik.

Jika karyawan telah memiliki keseimbangan antara hidup dan kerja, maka kualitas hidup karyawan akan meningkat dan akhirnya akan mendongkrak kepuasan kerja mereka. Kepuasan kerja yang lebih tinggi ini nantinya akan membangkitkan motivasi mereka dalam bekerja, dan hal ini hanya akan berdampak baik bagi perusahaan.

Keamanan kerja dan Merasa Dihormati 

Kondisi finansial yang tidak stabil dari suatu perusahaan tentunya akan membuat karyawan khawatir akan keamanan pekerjaan mereka. Dengan demikian, apabila perusahaan dapat meyakinkan karyawan bahwa pekerjaan mereka aman, maka kepuasan kerja karyawan akan meningkat.

Selain keamanan pekerjaan, kepuasan kerja seorang karyawan akan meningkat apabila mereka merasa dihormati di lingkungan kerja dan juga diberikan penghargaan jika mereka telah mencapai suatu prestasi

Baca juga: Bangkitkan Semangat Kerja Karyawan dengan 4 Cara Ini untuk Performa Maksimal

Adanya Tantangan dan Jalur Karir yang Menjanjikan

Rutinitas kerja yang monoton dapat membuat karyawan cepat bosan dan akhirnya merasa tidak puas. Karenanya, perusahaan harus memberikan tantangan kepada karyawan akan mereka tetap termotivasi untuk bekerja lebih keras lagi. Tantangan yang dimaksud dapat berupa pemberian peluang untuk bekerja pada sebuah proyek baru dan juga rotasi pekerjaan.

Lebih dari merasa tertantang, karyawan juga mempunyai harapan bahwa karir mereka dapat bertumbuh ke tingkatan lebih tinggi di perusahaan tempat mereka bekerja. Dengan begitu, sebaiknya perusahaan berusaha sedemikian mungkin untuk memberikan peran pekerjaan yang baru kepada karyawan yang layak mendapatkannya. Hal ini tentunya akan meningkatkan kepuasan kerja karyawan.

Cara Mengukur Kepuasan Kerja Karyawan

Sumber: unsplash.com

Terdapat beberapa metode yang dapat digunakan untuk mengetahui seberapa puas atau tidak puas dari seorang karyawan. Survei kepuasan kerja, diskusi kelompok, dan wawancara karyawan pada saat mereka mengundurkan diri (exit interview) dapat digunakan untuk mengukur kepuasan kerja. Berikut penjelasan masing-masing metode:

Survei Kepuasan Kerja

Survei kepuasan kerja dapat dilakukan oleh perusahaan dengan menggunakan berbagai macam aspek sebagai tolok ukur. Walaupun tiap perusahaan dapat menggunakan aspek berbeda-beda, manajemen, kerjasama, interaksi dengan karyawan lain, serta motivasi seorang karyawan umumnya diukur dalam survei kepuasan kerja.

Diskusi Kelompok

Pada diskusi kelompok, staff HRD dapat menanyakan kepada karyawan mengenai kepuasan kerja mereka. Perlu diketahui bahwa sebenarnya tidak ada jawaban yang benar atau salah karena inti dari diskusi ini adalah mengetahui kondisi karyawan sebenarnya. 

Exit Interview

Kepuasan karyawan juga dapat diketahui melalui wawancara yang dilakukan saat mereka mengundurkan diri. Umumnya, HR akan menanyakan kepada karyawan alasan mereka mengundurkan diri dan apa yang perusahaan bisa lakukan agar lebih baik lagi di masa depan.

Apa Saja Metode yang Dapat Digunakan untuk Meningkatkan Kepuasan kerja?

Setelah melihat bahwa kepuasan kerja memiliki dampak psikologis yang cukup besar pada karyawan, kini saatnya anda mengetahui bagaimana cara meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Ini dia penjelasan lengkapnya.

Memberikan Jadwal dan Peraturan yang Fleksibel

Saat ini, perusahaan memberikan lebih banyak otonomi kepada karyawannya untuk menentukan jadwal kerja mereka sendiri, dan hal ini ternyata berdampak positif pada kepuasan karyawan.

Karyawan merasa lebih senang karena memiliki kontrol lebih atas jadwal mereka dan apabila perusahaan memberikan kebebasan berekspresi, seperti menata meja kerja mereka sesuai dengan yang mereka mau, maka kontribusi karyawan kepada karyawan akan meningkat. 

Mempermudah Sosialisasi antar Karyawan 

Sosialisasi adalah hal yang penting untuk dilakukan oleh semua orang agar mengurangi stres, dan hal tersebut semakin penting dalam lingkungan kerja. Perusahaan yang memberikan ruang dan peluang bagi karyawannya untuk berkomunikasi akan membantu meringankan tingkat stres. Acara kantor yang informal seperti liburan bersama dan ruangan kerja yang terbuka akan sangat membantu karyawan untuk bersosialisasi.

Menjabarkan Pekerjaan dan Target Sesuai dengan Keterampilan 

Sebuah perusahaan pasti memiliki tujuan berjalannya bisnis. Namun, tentunya perusahaan tetap membutuhkan sekelompok karyawan untuk berkontribusi di bidangnya masing-masing. Oleh karena itu, sebaiknya perusahaan harus dapat memberikan tugas dan target kepada setiap karyawan yang sesuai dengan keterampilannya agar pekerjaan dapat berjalan lancar.

Pemberian Hadiah atau Penghargaan saat Karyawan Mencapai Target

Saat karyawan mencapai atau bahkan melebih target yang ditentukan di awal, sebaiknya perusahaan memberikan penghargaan terhadap kontribusinya. Tindakan ini akan membantu untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan. Perusahaan dapat menggelar acara untuk menyelamati karyawan atau memberikan hal sederhana seperti hari cuti tambahan.

Dapat ditarik garis besar bahwa kepuasan kerja sangat berpengaruh terhadap kinerja karyawan. Apabila karyawan puas dalam bekerja, maka mereka akan termotivasi untuk bekerja lebih keras untuk perusahaan. Sebaliknya, kepuasan kerja seorang karyawan rendah, maka kemungkinan besar kontribusinya kepada perusahaan akan menurun.

Kompensasi, lingkungan kerja, keseimbangan hidup dan kerja merupakan faktor utama yang mempengaruhi kepuasan kerja karyawan. Selain itu, keamanan kerja, merasa dihargai, serta adanya jalur karir yang menjanjikan juga dapat berpengaruh terhadap puas atau tidaknya karyawan dalam perusahaan.

Salah satu metode yang dapat dilakukan oleh perusahaan untuk meningkatkan kepuasan kerja karyawan adalah memberikan penghargaan saat mereka mencapai target. Agar perusahaan dapat memberikan penghargaan dengan lebih efektif kepada karyawannya, maka dibutuhkan sebuah aplikasi pendukung.

GreatDay HR merupakan aplikasi yang dapat melakukan hal tersebut. Dengan sistem penggajian yang ada di aplikasi GreatDay HR, Anda dapat memberikan bonus, insentif, dan hari cuti tambahan, langsung di dalam aplikasi. 

Lebih baik lagi, Anda juga dapat memantau kinerja karyawan secara langsung untuk mengetahui kinerja dan kondisi mereka pada hari kerja. Apabila kinerja karyawan Anda terlihat menurun, maka Anda dapat berkomunikasi dengan mereka lewat fitur chat  yang ada di dalam aplikasi.

Undang kami untuk memberikan demonstrasi sekarang juga! Kepuasan kerja karyawan Anda mungkin dapat meningkat!

Ajak kami untuk memberikan demo bagi perusahaan anda sekarang juga! Kita mungkin dapat membantu mempercepat pencarian karyawan dengan kompetensi yang tepat.

Scroll to Top