Komponen Slip Gaji yang Wajib Kamu Ketahui

Komponen Slip Gaji yang Wajib Kamu Ketahui

Slip gaji merupakan dokumen yang berisi rincian upah yang kita terima dari perusahaan, setiap periode yang disepakati. Bagi beberapa perusahaan, slip gaji hanya bisa dikeluarkan apabila karyawan meminta atau mengurus permintaan untuk mencetak slip gaji, dan hal ini tentunya akan sangat merepotkan baik dari pihak perusahaan maupun dari sisi karyawan. 

Beberapa perusahaan sekarang sudah mulai mengandalkan penggunaan HRIS, banyak manfaat yang bisa hadir seperti kemudahan dalam mengatur karyawan hingga slip gaji online yang akan otomatis hadir. Dalam slip gaji akan terdapat beberapa komponen yang menjelaskan rincian apa saja yang menyebabkan kita menerima nilai yang tertera, untuk mempelajari lebih lanjut simak penjelasan di bawah ini ya!

1. Gaji Pokok

Gaji pokok merupakan jumlah nilai dasar yang diberikan perusahaan. Besarannya akan sepenuhnya dipengaruhi oleh jabatan, lama bekerja, dan perjanjian lainnya yang terjadi pada saat kita baru akan masuk ke sebuah perusahaan. 

2. Tunjangan

Tunjangan merupakan komponen tambahan penghasilan yang diberikan oleh perusahaan. Kompensasi ini biasanya akan dibagi menjadi dua jenis, tetap dan tidak tetap. Tunjangan tetap akan diberikan secara rutin bersamaan dengan gaji pokok setiap bulannya, misalnya tunjangan makan, transportasi, asuransi, atau tunjangan keluarga. Tunjangan tidak tetap adalah tunjangan yang tidak diberikan secara rutin, dan dikaitkan dengan kehadiran. Tunjangan makan dan transportasi dapat dimasukan kategori tidak tetap apabila karyawan tidak hadir maka mereka tidak akan mendapatkan uang tunjangan.

3. Potongan

Pemotongan yang muncul dalam slip gaji biasanya terdiri dari beberapa komponen pokok seperti, Pajak Penghasilan atau PPh21, BPJS ketenagakerjaan dan kesehatan, dan asuransi pensiun. 

Untuk mengetahui perhitungan BPJS lebih lanjut, baca: Yuk, Hitung BPJS Perusahaan Anda.

Untuk pemotongan PPh, hanya yang menerima gaji diatas 4,5 juta lah yang akan mendapatkan potongan pajak. Pemotongan pajak penghasilan akan langsung diambil dari gaji pokok dan akan dilaporkan setahun sekali. Setiap karyawan tentunya diwajibkan memiliki NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak. Besaran pajak yang dikenakan akan berbeda di setiap orang, hal ini sudah diatur dalam pasal PPh 17.

Daftar Lapisan Penghasilan beserta Tarif.

4. Tambahan

Dalam komponen ini, tambahan yang dimaksud bisa berupa bonus, intensif, yang ada diluar gaji pokok. Tambahan ini biasanya ada sesuai dengan kinerja kita sebagai karyawan, dan prestasi karyawan. Komponen ini sifatnya tidak tetap, sehingga tidak selalu muncul di dalam slip gaji.