Lapor SPT Tahunan

Perhatikan Dokumen Ini Saat Lapor SPT Tahunan!

Setiap tahunnya wajib pajak baik individu yang bekerja sebagai karyawan di sebuah perusahaan, pemilik bisnis, maupun badan harus melaporkan Surat Pemberitahuan Tahunan.

Di dalam surat Pemberitahuan Tahunan ini tercantum jumlah pendapatan kotor yang didapatkan dan pajak yang telah dibayarkan kepada negara melalui aplikasi penyedia jasa atau sistem DJP Online.

Setiap pelaporan SPT tahunan pribadi sendiri memiliki Bbatas waktu setiap tanggal 31 Maret, seperti yang tercantum dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2007 tentang Ketentuan Umum Perpajakan (KUP), yang terdapat sanksi atau denda bagai mereka yang tidak melakukan kewajibannya.

Berikut ini adalah beberapa persyaratan dan hal-hal yang yang berlaku bagi para wajib pajak yang dilansir dari situs resmi pemerintah

Baca juga: Cara Menghitung PPN dan PPh dengan Mudah

  1. Setiap Wajib pajak bisa menyampaikan Surat Pemberitahuan (SPT) Tahunan maupun SPT Masa melalui e-filing ataupun e-form yang tertera pada halaman www.pajak go.id.
  2. Jika ingin berkonsultasi Wajib pajak dapat melakukannya melalui Account Representative yang dapat dilakukan melalui telepon, email, chat, maupun saluran komunikasi daring lainnya. Sedangkan untuk alamat unit kerja, nomor telepon kantor, alamat email, maupun nomor seluler unit kerja DJP dapat dilihat dengan mengunjungi website resmi di www.pajak.go.id/unit-kerja.
  3. Wajib pajakdapat menghubungi Call center Direktorat Jenderal Pajak (Kring Pajak) melayani konsultasi melalui nomor telepon 1500200 dan beberapa sarana lainnya seperti
    1. akun Twitter @kring_pajak;
    2. email informasi@pajak.go.id terkait dengan informasi perpajakan;
    3. email pengaduan@pajak.go.id terkait dengan layanan pengaduan; 
    4. Live Chat yang bisa ditemukan dalam situs web www.pajak.go.id.
    5. Jika menemui kebuntuan meskipun telah bertanya, Unit kerja DJP juga menyelenggarakan kelas pajak secara daring (online), yang dapat diikuti dan dapat diakses melalui Kelas Pajak Online.

Jenis Formulir SPT Tahunan

  • SPT / Formulir 1770 S
    Merupakan surat Pemberitahuan pajak tahunan bagi orang pribadi yang memiliki pendapatan di atas Rp 60 juta dalam periode waktu 1 tahun.
  • SPT / Formulir 1770 SS
    Surat Pemberitahuan pajak tahunan bagi orang pribadi yang pendapatnnya berada dia bawah Rp 60 juta selama periode waktu 1 tahun.
  • SPT / Formulir 1770
    Surat Pemberitahuan pajak tahunan bagi orang pribadi yang memiliki usaha atau pekerjaan bebas. 

Dokumen yang Harus Dipersiapkan Untuk Mengisi SPT Tahunan/ Pribadi

  • Formulir 1721 A1 atau A2
    Jensi formulir 1721 A1 atau A2 diberikan oleh pemberi kerja atau perusahaan, dan wajib dilampirkan saat melaporkan SPT Tahunan Pribadi melalui OnlinePajak atau DJP Online. Data formulir inilah yang nantinya harus dilaporkan saat mengakses portal e-Filing  
  • EFIN
    Menjadi nomor identifikasi wajib pajak dari DJP untuk melakukan e-filing atau lapor pajak online, dan diterbitkan oleh Direktorat Jenderal Pajak.

Untuk mendapatkan nomor ini sendiri wajib pajak dapat mendatangi KPP (Kantor Pelayanan Pajak) terdekat dengan membawa NPWP dan mengisi formulir aktivasi EFIN. 

Baca juga: Cara Membuat NPWP dengan Mudah dan Efektif!

Hal ini juga berlaku bagi wajib pajak yang sudah tidak bisa mengetahui atau mengingat nomor EFIN atau Electronic Filing Identification Number yang telah didaftarkan sebelumnya.

Nantinya EFIN harus ada setiap kali melakukan transaksi perpajakan termasuk elektronik. Untuk mendapatkan nomor identifikasi dari DJP, Anda harus melakukan tiga langkah di bawah ini:

  1. Mengunduh formulir aktivasi EFIN 
  2. Mengajukan formulir aktivasi EFIN pada KPP tempat Anda terdaftar, dan tidak dapat diwakilkan. Aturan ini sudah tercantum dalam pasal 4 PER-41/PJ/2015.
  3. Bagi mereka yang bekerja sebagai karyawan, disarankan untuk melakukan permohonan aktivasi EFIN secara berkelompok
  4. Saat melakukan permohonan EFIN ada beberapa dokumen yang harus disertakan seperti 
    1. Formulir aktivasi EFIN yang sudah dilengkapi dan berisi data sebenanya
    2. Alamat email yang masih aktif saat ini
    3. Membawa fotokopi dan asli KTP bagi WNI
    4. Menunjukan KITAS/KITAP bagi WNA
    5. Membawa Fotokopi dan asli NPWP
  5. Lakukan aktivasi EFIN

Langkah berikutnya setelah mendapatkan EFIN, Anda harus melakukan pendaftaran pada situs DJP online. Dari tahap inilah akan ada password yang dikirimkan ke email yang di daftarkan. Perlu diketahui juga jika nomor identitas ini hanya berlaku selama sebulan. 

Mencantumkan data penghasilan, dan kewajiban seperti hutang jika wajib pajak memilikinya. Namun jika Anda memiliki penghasilan lainnya di luar pekerjaan maka lengkapi juga dokumen yang diperlukan agar SPT Tahunan Pribadi. 

Scroll to Top