Penting! Inilah Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS serta syarat Terbaru 2021!

Menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) merupakan kebanggan tersendiri. Sehingga tidak mengherankan jika saat dibuka lowongan kerja untuk menjadi CPNS maka akan banyak orang untuk mendaftar. Hal-hal seperti pangkat dan golongan PNS yang tinggi memiliki nilai pamor tersendiri.

Karena bukan hal baru lagi, jika menjadi pelayan negara, seorang Pegawai negeri mendapatkan berbagai fasilitas dan tunjangan yang diberikan oleh negara maupun pengembangan karir yang baik.

Sebutkan saja selain gaji yang tetap, setelah pensiun PNS juga akan memperoleh uang penghargaan dan jaminan masa tua. 

Jika Anda ingin menjadi PNS dan ingin mencari tahu berbagai hal mengenai PNS, maka Anda datang ke artikel yang tepat. Dalam artikel ini, GreatDay HR akan membahas tuntas mengenai serba-serbi pegawai negeri sipil (PNS), dari arti pegawai negeri sipil sebenarnya hingga pangkat dan golongan PNS serta jenjang karirnya.

Tanpa basa-basi lagi, mari kita ulas.

Apa itu Pegawai Negeri Sipil (PNS)?

Awalnya pokok-pokok kepegawaian dan pengertian PNS telah diatur dalam UU Nomor 8 Tahun 1974, namun pada 2014 sudah diperbaharui dalam UU Nomor 5 terkait tentang Aparatur Sipil Negara atau ASN. 

Baca juga: Lakukan Langkah Ini Saat Menghitung Bonus Karyawan

Dalam UU ini dijelaskan jika Aparatur Sipil Negara terbagi dua, yaitu Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).

Pemerintah telah menetapkan bahwa pengertian PNS terdapat dalam butir 3, berbunyi:

Jika Pegawai Negeri Sipil yang selanjutnya disingkat menjadi PNS, merupakan warga negara Indonesia yang memenuhi syarat tertentu, diangkat sebagai Pegawai ASN secara tetap oleh pejabat pembina kepegawaian untuk menduduki jabatan pemerintahan.

Kewajiban PNS 

Berdasarkan penjelasan sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa pegawai negeri sipil (PNS) memiliki beberapa kewajiban yang harus dilakukan.

Berikut adalah beberapa kewajiban PNS: 

  1. Wajib memenuhi syarat sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku
  2. Akan diangkat oleh pejabat yang berwenang
  3. Menerima tugas tugas dalam jabatan negeri atau jabatan negara lainnya
  4. Penggajian akan dilakukan berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku

Pangkat dan Golongan PNS

Terdapat banyak pangkat per golongan PNS di dalam instansi pemerintahan dan juga dibagi ke dalam beberapa ruang. Golongan PNS dibagi menjadi empat, yaitu:

  • Golongan I: Juru
  • Golongan II: Pengatur 
  • Golongan III: Penata
  • Golongan IV: Pembina

Golongan-golongan tersebut juga disesuaikan dengan jabatan, masa kerja, atau prestasi masing-masing yang pernah dicapai.

Sedangkan untuk ruang terbagi atas a, b, c, d, namun berbeda dengan khusus untuk untuk setiap golongan IV terdapat ruang e.

Penyebutan pangkat, golongan, dan ruang ini pertama kali ada di Peraturan Presiden nomor 99 tahun 2000. Sedangkan, tentang Kenaikan Pangkat Pegawai Negeri Sipil tecatat pada tanggal 10 November 2000.

Di dalam peraturan  ini juga disebutkan jika urutan pangkat dan golongan PNS adalah sebagai berikut:

Baca juga: Bagaimana Cara Menghitung Uang Penghargaan Masa Kerja?

GolonganNama Pangkat
GOLONGAN I (Juru)
I AJuru Muda
I BJuru Muda Tingkat 1
I CJuru
I DJuru Tingkat 1
GOLONGAN II (Pengatur)
II APengatur Muda
II BPengatur Muda Tingkat 1
II CPengatur
II DPengatur Tingkat 1
GOLONGAN III (Penata)
III APenata Muda
III BPenata Muda Tingkat 1
III CPenata
III DPenata Tingkat 1
GOLONGAN IV (Pembina)
IV APembina
IV BPembina Tingkat 1
IV CPembina Utama Muda
IV DPembina Utama Madya
IV EPembina Utama

Golongan yang sudah disebutkan di atas biasanya disesuaikan dengan jabatan masing-masing individu, prestasi ataupun masa kerja yang telah ditempuh.

Jenjang Karir PNS

Jenjang karir PNS sendiri jelas telah diatur dalam peraturan kepegawaian, yang diberikan berupa pelatihan dan pendidikan; promosi jabatan, dan kenaikan pangkat. 

Ketiganya saling berhubungan dan menguntungkan jika sebagai individu yang dipercaya sebagai pegawai negeri dapat mendisiplinkan diri dan menaati ketentuan-ketentuan yang berlaku.

Kenaikan Pangkat PNS

Karyawan manapun tentunya ingin naik pangkat. Hal ini tak terkecuali pada para PNS. 

PNS manapun dapat mengajukan untuk naik pangkat. Terdapat tiga jenis kenaikan pangkat yang dapat diajukan oleh PNS, yaitu:

  • Kenaikan pangkat reguler
  • Kenaikan pangkat pilihan jabatan fungsional tertentu
  • Kenaikan pangkat pilihan jabatan struktural

Syarat Kenaikan Pangkat PNS

Agar PNS dapat naik pangkat, mereka perlu memenuhi beberapa syarat-syarat wajib. Berikut adalah syarat wajib dari setiap kenaikan pangkat.

1. Kenaikan pangkat reguler

  • Berada di pangkat terakhir selama paling tidak 4 tahun.
  • Fotokopi SK terakhir yang sudah di legalisir.
  • Pencapaian SKP dalam dua tahun terakhir bernilai baik.

2. Kenaikan pangkat pilihan jabatan fungsional tertentu

  • Fotokopi SK terakhir (legalisir).
  • Fotokopi SK jabatan fungsional tertentu yang sudah dilegalisir.
  • Pencapaian SKP dua tahun terakhir bernilai baik.
  • Penilaian angka kredit (PAK)

3. Kenaikan pangkat pilihan jabatan struktural

  • Sudah berada di pangkat terakhir paling tidak selama 4 tahun.
  • Fotokopi SK terakhir dan jabatan yang sudah dilegalisir.
  • Fotokopi SK pelantikan.
  • Surat Perintah Melaksanakan Tugas (SPMT)
  • Pencapaian SKP selama dua tahun terakhir bernilai baik.

Kenaikan Golongan PNS dan Syaratnya

Selain kenaikan pangkat, PNS juga dapat mengajukan kenaikan golongan. Namun, setiap golongan memiliki batas maksimum. Contohnya, golongan I tidak akan bisa meminta kenaikan golongan hingga golongan III.

Berikut adalah persyaratan kenaikan setiap golongan dan batas maksimum atau golongan ruang tertingginya.

IjazahGolongan Ruang PermulaanGolongan Ruang Tertinggi
SD1/aII/a
SMPI/cII/c
SMP/KejuruanI/cII/d
SMA, SMA Kejuruan, Diploma III/aIII/b
Diploma IIII/bIII/b
Sarjana Muda, DIII, AkademiII/cIII/c
Sarjana (S1), Diploma IVIII/aIII/d
Dokter, Apoteker, Magister (S2), Spesialis, Pendidikan ProfesiIII/bIV/a
Doktor (S3)III/cIV/b

Gaji PNS Berdasarkan Pangkat dan Golongan

Pembahasan gaji kerap menjadi pembahasan yang menarik di pekerjaan manapun. Setiap karyawan berhak mendapatkan gaji yang setimpal dengan kerja keras yang telah mereka lakukan untuk organisasi manapun, baik swasta maupun negeri.

Lalu, bagaimana dengan gaji PNS? Berapa nominal gaji yang biasanya mereka terima? Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2019 Tentang Peraturan Gaji PNS, berikut adalah daftar gaji PNS terbaru.

GolonganKisaran Gaji
I/aRp1.560.800 – Rp2.335.800
I/bRp1.704.500 – Rp2.472.900
I/cRp1.776.600 – Rp2.577.500 
I/dRp1.851.800 – Rp2.686.500
II/aRp2.022.200 – Rp3.373.600
II/bRp.2.208.400 – Rp3.516.300
II/cRp2.301.800 – Rp3.665.000
II/dRp2.399.200 – Rp3.820.000
III/aRp2.579.400 – Rp4.236.400
III/bRp2.688.500 – Rp4.415.600
III/cRp2.802.300 – Rp4.602.600
III/dRp2.920.800 – Rp4.797.000
IV/aRp3.044.300 – Rp5.000.000
IV/bRp3.173.100 – Rp5.211.500
IV/cRp3.307.300 – Rp5.431.900
IV/dRp3.447.200 – Rp5.661.700
IV/eRp3.593.100 – Rp5.901.200

Perhitungan kisaran gaji diatas berdasarkan masa kerja golongan atau MKG. Contohnya, kisaran gaji golongan IV/d adalah Rp3.447.200 – Rp5.661.700. Ini berarti bahwa gaji golongan IV/d pada MKG 0 tahun adalah sebesar Rp3.447.200 sedangkan pada MKG 27 tahun gajinya mengalami peningkatan hingga sebesar Rp5.661.700.

Peningkatan gaji ini diharapkan untuk memotivasi para PNS untuk dapat mengerjakan tugasnya dengan lebih baik lagi dan mempertahankan profesionalitas. Jika para PNS berhasil melakukan hal tersebut maka kesejahteraan juga dapat meningkat.

Kesimpulan

Itu dia pangkat golongan Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang perlu Anda ketahui, dan memang jika dilihat dalam beberapa bagian mungkin pendapatan yang diterima berbeda-beda sesuai dengan masing-masing golongan. Nah, dengan adanya pembahasan mengenai hal ini akan membantu Anda yang ingin atau sedang mencalonkan diri menjadi bagian dari pemerintah.

Scroll to Top