Apa Itu Penawaran dan Permintaan? Apa Saja Komponennya?

Dalam ilmu ekonomi yang berkaitan dengan perdagangan, tentunya setiap transaksi akan menemukan istilah permintaan (demand) dan penawaran (supply), dimana harga dan kuantitas suatu barang atau jasa akan saling mempengaruhi. Dalam pelaksanaannya kedua hal ini akan saling bertemu dan membentuk titik, berikut penjelasannya.

Teori Hukum Permintaan dan Penawaran

Hukum Permintaan

Merupakan kaidah yang menjelaskan hubungan negatif antara tingkat harga dengan jumlah barang atau jasa yang diminta. Dalam konteks ekonomi, jika harga naik maka secara otomatis jumlah barang atau jasa akan menurun. Sementara ini bila harga turun, maka permintaan akan meningkat.

Baca juga: Inflasi dan Deflasi, Apa Penyebabnya?

Bunyi hukum di atas berlaku asumsi cateris paribus, yang memiliki makna hukum permintaan tersebut berlaku jika faktor-faktor selain harga tida ada perubahan. Beberapa faktor yang yang mempengaruhi:

  1. Terkait dengan jumlah produsen.
  2. Jika penjual tidak khawatir terhadap kenaikan harga yang terjadi
  3. Jika penjual tidak memerlukan harga tunai.
  4. Adanya teknologi yang digunakan untuk memproduksi bersifat tetap. 

Namun hukum permintaan ini tidak akan berlaku lagi terhadap perubahan tertentu seperti menjelang hari raya, dimana baik harga maupun keinginan masyarakat sama-sama tinggi. 

Hukum Penawaran

Selalu berkaitan dengan jumlah barang dengan tingkat harga. “Semakin tingi harga, maka akan banyak jumlah barang yang meningkat maupun yang akan ditawarkan. Sebaliknya, jika menurunnya tingkat harga, akan semakin juga sedikit jumlah barang yang akan bersedia ditawarkan.”

Hukum penawaran ini juga berlaku jika ada faktor-faktor lain yang memperngaruhinya, namun apabila faktor-faktor lain yang banyak memengaruhi penawaran tidak akan berubah .

  • Jumlah barang dan harga yang saling keterkaitan.
  • Jika harga barang pengganti meningkat
  • Biaya produksi yang sehubungan dengan biaya yang digunakan dalam proses produksi.
  • Kemajuan teknologi yang mempengaruhi besar kecilnya barang yang ditawarkan. 
  • Pajak yang ditetapkan untuk sebuah produk, dan mempengaruhi tinggi rendahnya harga. 
  • Perkiraan harga pada masa mendatang yang nantinya akan mempengaruhi besar kecil jumlah penawaran. 

Hukum Dasar Permintaan dan Penawaran

  1. Apabila terjadi permintaan yang melonjak namun penawaran tetap, maka akan mengarah pada keseimbangan harga dan kuantitas yang meningkat.
  2. Jika permintaan menurun namun penawaran tetap, maka akan mengarah pada harga keseimbangan dan kuantitas yang lebih rendah.
  3. Jika persediaan barang atau jasa meningkat, tapi permintaan tetap, maka akan mengarah pada harga keseimbangan yang lebih rendah dan kuantitas yang lebih tinggi.
  4. Jika pasokan menurun dan permintaan tetap, maka akn mengarah pada harga keseimbangan yang lebih tinggi dan kuantitas yang lebih rendah.

Jenis-Jenis Penawaran & Permintaan

  1. Jenis-Jenis Permintaan

Permintaan terbagi atas beberapa bagian, seperti yang akan diulas dalam rangkuman ini:

  • Permintaan yang berdasarkan dengan daya beli konsumen
    • Permintaan Efektif : Meruapakan permintaan yang diikuti dengan daya beli sehingga terjadi transaksi. 
    • Permintaan Potensial : Terjadi jika ada permintaan dengan daya beli, namun belum ada transaksi.
    • Permintaan Absolut: Merupakan permintaan yang tidak diiringi dengan daya beli. 
  • Permintaan Berdasarkan Jumlahnya
    • Permintaan Individu: Saat individu melakukan permintaan individu terhadap barang atau jasa tertentu.
    • Permintaan Pasar: Merupakan total penjumlahan dari permintaan-permintaan individu terhadap barang atau jasa dalam kurun waktu yang sama. 
  1. Jenis-Jenis Penawaran
  • Penawaran marginal: dimana penjual mampu memberikan harga yang sama dengan harga pasar. 
  •  Penawaran Sub Marginal : Merupakan penawaran yang dilakukan saat mampu menjual berada di bawah harga pasar. 
  • Penawaran Super Marginal: Terjadi saat penawaran yang dilakukan penjual memiliki harga lebih tinggi dari pasar. 
  • Penawaran Pasar: Penawaran yang dilakukan oleh para penjual yang menawarkan barang atau jasa. 
  • Penawaran Individu: Jika dilakukan oleh perseorangan atau individu tertentu. 

Fungsi dan Rumus Penawaran & Permintaan

Baca juga: Apa Itu Faktur Penjualan?

Fungsi permintaan

Menunjukan hubungan antara jumlah barang dengan harga terkait, sekaligus faktor-faktor yang mempengaruhinya. Merupakan kajian matematis yang bertujuan untuk menganalisa perilaku konsumen terhadap suatu harga. Hubungan antara harga dan permintaan jumlah barang selalu terbalik sehingga gradien akan negatif. 

Bentuk umum fungsi permintaan dengan dua variabel:

Qd = a – bPd  atau  Pd = -1/b ( -a + Qd)

Keterangan:

Q : jumlah barang yang ditawarkan
P : harga barang per unit
a : angka konstanta (berupa angka)
b : gradien atau kemiringan (yang ada hurufnya)

Fungsi Penawaran

Bertujuan untuk menunjukan antara harga dan kuantitas barang yang ditawarkan. Jika harga barang naik, maka jumlah penawarannya bertambah. Namun apabila harga barang turun, maka jumlah penawarannya ikut berkurang.

Sehingga hubungan antara harga dan kuantitas barang adalah positif atau berbanding lurus. 

Bentuk umum fungsi penawaran 

Qs = a + bPs

Keterangan:

Q : jumlah barang yang ditawarkan
P : harga barang per unit
a : angka konstanta (berupa angka)
b : gradien atau kemiringan (yang ada hurufnya)
a. nilai a boleh positif atau negatif (+ / – )
b. nilai b harus positif (+)

Scroll to Top