Pengertian Etika Bisnis, Tujuan dan Contohnya

Dalam dunia bisnis, etika menjadi elemen penting yang harus diperhatikan, dan mencakup dalam berbagai aspek baik itu individu, perusahaan, maupun masyarakat.

Etika dalam bisnis dapat juga bisa diartikan sebagai suatu pengetahuan mengenai norma-norma dalam mengelola bisnis dan moralitas yang berlaku secara universal, ekonomi, dan sosial. Hal ini juga yang dijadikan standar atau pedoman bagi semua karyawan di dalam perusahaan untuk menjadikannya sebagai pedoman dalam bekerja. 

Selain itu etika yang baik akan membantu Anda dalam mengembangkan bisnis dengan lebih mudah. Dari penjelasan ini sangat terlihat jelas betapa pentingnya etika bisnis bukan?  Maka dari itu mari kita cari tahu selengkapnya 

Baca juga: Simak Contoh Struktur Organisasi Perusahaan Ini!

Pengertian Etika Bisnis Menurut Para Ahli

Velasques

Studi yang berfokus mengenai moral yang benar dan salah. Studi ini juga berkonsentrasi pada standar moral sebagaimana diterapkan dalam kebijakan,perilaku bisnis, dan institusi.

Yosephus

Etika terapan, dalam penerapan prinsip-prinsip moral umum pada wilayah tindak manusia di bidang ekonomi, terutama dalam industri bisnis. Sasarannya adalah perilaku moral pebisnis yang melakukan kegiatan ekonomi.

Hill dan Jones

Suatu ajaran untuk membedakan antara salah dan benar. Di samping itu juga memberikan pembekalan kepada setiap pemimpin perusahaan ketika harus mempertimbangkan untuk mengambil keputusan strategis yang terkait dengan masalah moral yang kompleks.

Steade Et Al

Standar etika yang berhubungan dengan tujuan dan cara untuk mengambil suatu keputusan bisnis.

Brown dan Petrello

Bisnis adalah suatu lembaga yang menghasilkan barang dan jasa yang diperlukan oleh masyarakat. Nantinya jika kebutuhan masyarakat meningkat, maka lembaga bisnis pun akan ikut meningkat pula perkembangannya untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Bertens

Mempunyai arti lebih luas dari ketentuan hukum yang telah diatur. Merupakan standar yang lebih tinggi jika dibandingkan dengan standar yang berlaku secara hukum. Pasalnya dalam aktivitas bisnis seringkali akan menemukan wilayah abu-abu yang tidak diatur oleh ketentuan hukum ini sendiri.

Muslich 

Suatu pengetahuan tentang tata cara ideal pengaturan serta pengelolaan bisnis yang berfokus pada norma-norma serta moralitas yang berlaku secara umum.

Sumarni

Terkait dengan masalah penilaian terhadap perilaku bisnis dan kegiatan yang mengacu pada kebenaran atau kejujuran berusaha. 

Tujuan Etika Bisnis

Belum lengkap rasanya jika Anda hanya memahami etika bisnis tanpa mengetahui tujuannya, maka dari itu dalam bagian ini kami akan mengulasnya. Tujuan etika dalam berbisnis dapat di bagi menjadi beberap bagian seperti

  1. Meningkatkan kesadaran moral,sehingga pebisnis bukan saja memikirkan keutnungandan kegiatan operasional, tapi juga nilai dan sikap yang harus dimiliki. Dengan adanya car aini maka perselisihan dapat dihindarkan.  
  2. Membuat batasan-batasan bagi para pelaku bisnis, merupakan etika yang harus dimiliki. Pembatasan inilah yang membuat bisnis dapat berjalan sesuai standard dan menghindari kecurangan.
  3. Meningkatkan relasi yang baik dengan para stake holder. Dengan cara sederhana ini maka secara tidak langsung hubungan yang terjalin akan awet , dan terjaga.
  4. Memberikan motivasi kepada pelaku bisnis untuk dapat meningkatkan kemampuan. Karena adanya standard yang sudah berlaku, dan harus dipatuhi oleh seluruh pebisnis.

Baca juga: Ini Cara yang Benar Membuat SOP!

Manfaat Etika Bisnis Untuk Perusahaan

Bagi sebuah perusahaan, etika bisnis merupakan hal penting dalam membangun kiprah perusahaan dan akan bermanfaat di masa depan.

Memiliki Reputasi yang Baik 

Perusahaan yang menerapkan etika bisnis seharusnya akan memiliki citra yang baik dan membuat pelanggan terus bertambah. Dengan cara ini perusahaan dapat berkembang dan mencapai target dengan sukses. 

Menimbulkan Kepercayaan

Perusahaan yang memiliki kejujuran akan mendapatkan manfaat seperti kepercayaan dari konsumen. Bukan saja loyalitas, tapi mereka akan merekomendasikan bisnis tersebut kepada orang lain.

Keuntungan Maksimal

Perusahaan yang telah menerapkan etika bisnis, akan membuat pelanggan percaya, dan  menghasilkan keuntungan yang lebih maksimal. Hal ini terjadi karena pelanggan telah menaruh kepercayaan penuh.

Menjunjung Nilai Moral

Nilai moral selalu berkaitan dengan etika bisnis, bahkan memberi efek kepada perilaku dan moral karyawan dalam perusahaan. Nilai ini sendiri yang membuat perusahaan menjadi lebih unggul.

Prinsip etika bisnis bagi perusahaan

Sumber: pixabay.com

Ada beberapa prinsip etika yang perlu diperlukan dalam berbisnis, seperti dalam penjelasan berikut ini

1. Prinsip Kejujuran

Menjadi dasar penting dalam segala bidang bisnis, baik itu pengusaha modern maupun pengusaha konvensional. Hal yang terlihat sederhana ini  juga merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam bisnis.

Kejujuran dalam hal ini bukan saja soal harga barang yang ditawarkan, tapi juga mencakup kegiatan yang berkualitas tinggi dengan harga yang masih masuk akal. Nantinya dengan kejujuran maka akan menimbulkan loyalitas konsumen

2. Prinsip Integritas Moral

Menjaga nama baik perusahaan merupakan suatu kewajiban, bukan saja bicara soal pencitraan, tapi juga kepercayaan. Dalam hal ini semua pihak baik pemilik, karyawan, harus tetap menerapkan prinsip integritas moral ini.  

3. Prinsip Kesetiaan

Selalu berkaitan dengan proses dalam sebuah bisnis, mulai dari atas maupun bawah. Kesetiaan dan keseriusan menjadi tolak ukur dalam bekerja. Tapi jangan lupa juga untuk menjalankan visi dan misi perusahaan.

4. Prinsip Otonomi

Terkait dengan kemampuan dan sikap dalam pengambilan keputusan dan tindakan yang tepat. Selain itu bijaksana dalam mempertimbangkan juga penting. Terkait hal ini tentunya juga tidak terlepas dari aturan, tuntutan, situasi dan jenis bisnis. 

Mengenai prinsip otonomi juga tidak boleh bertentangan dengan nilai atau norma moral tertentu, karena juga menyangkut etika bisnis.  

5. Prinsip Keadilan

Merujuk kepada setiap pihak yang terlibat, dimana semuanya harus berkontribusi untuk mendukung keberhasilan bisnis secara langsung maupun tidak. Prinsip ini juga termasuk dalam hubungan internal maupun hubungan eksternal. 

6. Prinsip Saling Menguntungkan

Harus dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, dan tidak ada pihak yang merasa dirugikan. Prinsip inilah yang akaan mengakomodasi sifat dan tujuan bisnis.

Pelanggaran Etika Bisnis

Masalah etika bisnis seperti racun dalam bisnis yang dapat merusak, ada beberapa faktor yang termasuk dalam pelanggaran seperti mementingkan keperluan pribadi. Dimana dalam hal ini pebisnis hanya memikirikan diri sendiri, memuasakn keinginan tanpa memikirkan banyak pihak.

Kedua persaingan dalam dunia bisnis membuat orang-orang harus mendapatkan laba yang diinginkan. Dalam kasusnya banyak perusahaan yang menekan biaya produksi, hingga bahan yang kurang layak.

Penyebab terakhir adalah terjadinya pertentangan nilai perusahaan dan individu. Sebagai contohnya adanya metode metode yang baru, dan tidak dapat diterima. Pelanggaran lainnya seperti dimana pengusaha tidak menggunakan bahan terbaik dalam bisnisny.

Contoh Etika Dalam Berbisnis

1. Mengingat Nama 

Membuat orang agar merasa lebih dihargai dan nyaman saat bekerja dengan Anda. Selain itu mengingat nama dapat meningkatkan tingkat kenyamanan, serta membuat hubungan lebih akrab sejak pertama kali. 

Mengingat nama juga sangat penting untuk hubungan baru, karena nama erat dengan identitas dan individualitas seseorang. Meskipun terlihat sederhana langkah ini dapat membuat orang tersebut merasakan interaksi yang dilakukan dengan mereka akan terasa lebih substansial dan konkret. Karena merasa diakui adalah faktor penting bagi banyak orang.

2. Membuat Sikap Tubuh yang baik

Berdiri Saat Berkenalan merupakan salah satu etika yang harus Anda ketahui. Karena dengan menunjukan hal ini, maka seseorang akan merasa diperlakukan dengan baik. Namun Anda juga bisa membungkuk untuk menunjukan sikap positif terhada orang lain. 

Selain itu perhatikan untuk tidak melipat tangan di depan dada, bertolak pinggangm atau emmasukan tangan ke dalam saku celana. Meskipun bagi sebagain orang sikap tubuh ini sudah menjadi kebiasaan, dan tidak memiliki arti apa-apa, berbeda untuk orang lain yang bisa saja menganggap Anda sombong, kasar, dan tidak peduli.

3. Mengucapkan Terimakasih

Sederhana tapi penuh makna, bahkan mempunyai dampak yang besar bagi banyak orang. Bukan hanya sebagai bentuk penghargaan untuk orang lain, tapi mengucapkan terima kasih juga menunjukan apresiasi dengan apa yang orang lain berikan ataupun dirasakan. Namun lebih dari itu rasa berterimakasih juga meningkatkan kebahagiaan jika dikatakan dengan tulus. 

Kesimpulan

Dalam dunia bisnis, etika menjadi elemen penting yang harus diperhatikan, dan mencakup dalam berbagai aspek baik itu individu, perusahaan, maupun masyarakat. Hal ini perlu diperhatikan sebagaimana nantinya akan berguna untuk banyak pihak.  Selain itu etika yang baik akan membantu Anda dalam mengembangkan bisnis dengan lebih mudah. 

Scroll to Top