Perencanaan Dana Pensiun untuk Persiapan Masa Tua Karyawan

Perencanaan Dana Pensiun untuk Persiapan Masa Tua Karyawan

Meskipun penting, sayangnya perencanaan dana pensiun sering kali terlambat dilakukan. Karena itulah divisi SDM atau HR perlu membantu karyawan perusahaan dalam mempersiapkan masa tua mereka. Salah satunya adalah dengan penyusunan dan penerapan program pelatihan perencanaan dana masa tua.

 

Lantas, apa saja manfaat dari program perencanaan dana pensiun dalam membantu karyawan mempersiapkan hari tua mereka? Simak ulasannya berikut ini!

 

Manfaat Program Perencanaan Dana Pensiun

 

  1. Bijak dalam menggunakan uang.

 

Ketika karyawan mulai melakukan perencanaan dana pensiun, mereka pun akan dihadapkan pada realita soal kebutuhan di hari tua, sementara usia di masa pensiun menyebabkan mereka nanti tak lagi bisa bekerja seefektif dan seefisien seperti saat ini. Dengan begitu, mereka sadar bahwa mereka sudah harus mengumpulkan dana selama mereka masih bisa bekerja. Hasilnya, karyawan pun sadar kalau gaji mereka saat ini tidak bisa dihambur-hamburkan begitu saja, karena ada kebutuhan di masa pensiun yang harus terpenuhi juga.

 

 

  1. Dorongan untuk belajar manajemen keuangan yang baik.

 

Manajemen keuangan pribadi yang baik adalah kunci kondisi finansial yang sehat. Hal ini pun berkaitan dengan persiapan dana pensiun yang baik juga. Kalau saat ini karyawan masih sering menabung hanya kalau ada sisa uang gaji,perencanaan dana pensiun diharapkan mampu menyadarkan mereka bahwa cara menabung yang jauh lebih baik adalah dengan menyisihkan uang terlebih dahulu untuk tabungan sejak awal. Artinya, sama seperti pengeluaran, sebagian gaji yang ditabung harus masuk anggaran juga.

 

 

Selain itu, karyawan pun bisa diajak jadi lebih melek keuangan lewat pentingnya investasi. Berbeda dengan tabungan yang dananya mengendap, investasi justru akan meningkatkan nilai uang yang ditanam. Apalagi, sekarang ada banyak investasi terpercaya dan diawasi oleh OJK yang bisa dimulai dengan angka kecil sekalipun, sehingga karyawan bisa belajar membiasakan diri untuk berinvestasi mulai dari sekarang.

 

  1. Menekan godaan utang konsumtif.

 

Saat ini, mengajukan utang jadi lebih mudah, cepat, dan praktis, apalagi berkat persyaratan yang juga makin sederhana. Hal ini sering menjadi alasan mengapa seseorang dengan mudahnya membeli barang secara kredit, terutama barang-barang konsumtif seperti barang elektronik yang nilainya justru akan menurun seiring berjalannya waktu. Walaupun dikenai bunga saat pembayaran cicilan, banyak yang berpikiran kalau mereka masih muda, jadi masih ada banyak waktu untuk menabung di kemudian hari.

 

Padahal, utang-utang tersebut justru akan membuat pengeluaran bulanan makin besar, apalagi jika seseorang memiliki beberapa cicilan yang harus dibayarkan sekaligus. Hal ini tentu akan mempersulit kebiasaan menabung karena mengutamakan pembayaran cicilan. Masalah ini dapat diatasi dengan perencanaan dana pensiun yang baik, agar karyawan bisa menekan godaan untuk pengeluaran konsumtif, terutama dengan cara berhutang, agar dana bisa ditabung untuk kebutuhan masa depan.

 

Sebagai bagian dari HR, Anda bisa permudah karyawan dalam mempersiapkan dana pensiun mereka lewat aplikasi HRIS Indonesia yang berkualitas. Dengan begitu, perhitungan dana hari tua bisa dilakukan dengan lebih mudah.

 

 

View this post on Instagram

 

A post shared by GreatDay HR (@greatdayhr_id) on