Manfaat Software Membuat Jadwal Kerja Shift yang Wajib Diketahui HRD

software untuk membuat jadwal kerja shift

Manfaat Software Membuat Jadwal Kerja Shift yang Wajib Diketahui HRD

Dalam perusahaan jam kerja terbagi dalam beberapa jenis. Pada umumnya jam kerja normal berlaku mulai dari jam 08:00 – 17:00 atau 09:00 – 18:00. Namun tidak menutup kemungkinan untuk beberapa jenis usaha yang menerapkan sistem kerja shift (pagi, siang, malam). 

 

Biasanya perusahaan yang menerapkan sistem penetapan jam kerja yang terjadi satu kali dalam 24 jam ini, berlaku tanpa jeda maupun saat di hari libur. Pasalnya kebijakan ini dilakukan dengan tujuan untuk mengoptimalkan hasil kerja dan produktivitas. Berlaku bagi beberapa perusahaan seperti hotel, rumah sakit, minimarket, maupun penyedia layanan umum.

 

Agar dapat maksimal dalam pelayanan yang diberikan kepada pelanggan, perusahaan umumnya membagi jam kerja karyawan nya menjadi 3 shift atau 3 bagian yaitu shift pagi : 08:00 – 17:00, shift siang / sore : 16:00 – 01.00, shift malam : 00.00 – 09:00, pembagian ini diterapkan secara berbeda-beda tergantung dengan kondisi dan kebutuhan. 

 

Namun tentunya dalam menerapkan sistem penetapan jam kerja ini, perusahaan juga tidak boleh mengabaikan hak-hak karyawan seperti yang tercatat dalam Undang-Undang. 

 

Undang-Undang Ketenagakerjaan yang Berkaitan Dengan Penerapan Kerja Shift

 

Seperti yang sudah diatur dalam pasal 77 sampai pasal 85 Undang-Undang No. 13 tahun 2003 tentang Ketenagakerjaan yang memperbolehkan sistem kerja bergilir dengan aturan berikut:

 

(1). Setiap pengusaha wajib melaksanakan ketentuan waktu kerja.

 

(2). Waktu kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (1) meliputi:

 

a. 7 (tujuh) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu; atau

 

b. 8 (delapan) jam 1 (satu) hari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu.

Baca Juga  Antisipasi Corona dengan WFH Yuk!

 

(3). Ketentuan waktu kerja sebagaimana dimaksud dalam ayat (2) tidak berlaku bagi sektor usaha atau pekerjaan tertentu.

 

(4). Ketentuan mengenai waktu kerja pada sektor usaha atau pekerjaan tertentu sebagaimana dimaksud dalam ayat (3) diatur dengan Keputusan Menteri.

 

Undang-Undang Ketenagakerjaan yang Berkaitan Dengan Waktu Kerja Lembur

 

Bagi perusahaan yang memberlakukan waktu kerja lembur tentunya juga sudah diatur dalam Pasal 78 ayat 4 UU No.13/2003 yang berbunyi jika ketentuan mengenai waktu kerja lembur dan upah kerja lembur diatur dengan Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Republik Indonesia Nomor KEP. 102/MEN/VI/2004 Pasal (1) yang menyatakan bahwa:

 

  1. Waktu lembur adalah waktu kerja yang melebihi 7 (tujuh) jam sehari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 6 (enam) hari kerja dalam 1 (satu) minggu, atau;
  2. 8 (delapan) jam sehari dan 40 (empat puluh) jam 1 (satu) minggu untuk 5 (lima) hari kerja dalam 1 (satu) minggu, atau;
  3. Waktu kerja pada hari istirahat mingguan dan atau pada hari libur resmi yang ditetapkan oleh pemerintah.

 

Dalam peraturan menteri juga ditegaskan kalau waktu kerja lembur tidak boleh melebihi dari 3 (tiga) jam per-hari atau 14 (empat belas) jam dalam 1 (satu) minggu. Hal ini sesuai dengan permen KEP. 102/MEN/VI/2004 Pasal (3) terkecuali kerja lembur yang dilakukan di hari minggu atau hari libur nasional.

 

Beberapa Tips yang Bisa dilakukan bagian HRD Dalam Mengatur jadwal Jam Kerja Karyawan

 

  • Memberikan Arahan & Informasi Dengan Lengkap

 

Mengkomunikasikan segala informasi dengan lengkap, dan cari tahu apakah pembagian jadwal yang diterapkan oleh perusahaan dapat tetap membuat kehidupan karir dan kehidupan pribadi orang tersebut tetap seimbang. 

Baca Juga  Ini Aplikasi Absensi Karyawan Gratis untuk Perusahaan

 

  • Membatasi Waktu Kerja Shift Karyawan

 

Untuk menghindari masalah yang berakaitan dengan jadwal maupun keuangan, maka tim HRD harus bisa memperkirakan jumlah karyawan yang dibutuhkan, memberikan porsi yang sama untuk setiap pegawai. Cobalah buat jadwal sesederhana mungkin, untuk memudahkan Anda gunakanlah sistem manajemen online yang lebih efektif.

 

  • Pembagian Jadwal yang Jelas

 

Jika dibandingkan membuat jadwal shift kerja menggunakan cara manual, ada baiknya perusahaan beralih menggunakan fitur yang bisa membantu Anda untuk membuat dan mengatur pola shift yang berbeda, seperti GreatDay HR yang memberikan kemudahan untuk karyawan agar dapat mengajukan pergantian shift dalam zona waktu yang berbeda. 

 

Manfaat lainnya GreatDay HR  adalah manfaat fiturnya yang bisa merekam check-in dan check -out yang dilakukan karyawan tanpa batasan waktu, maupun melakukan penyesuaian shift secara mendadak. Itulah manfaat HR software yang membantu Anda mengatur pola kerja karyawan secara efektif.