Registrasi Baru    |     Login
 

Tips Negosiasi Gaji Di Kantor Baru

Tips Negosiasi Gaji Di Kantor Baru

Saat pindah dari perusahaan lama ke perusahaan baru tentunya kamu mengharapkan gaji yang lebih tinggi dari sebelumnya. Namun kerap kali kamu melupakan beberapa hal ini untuk mendapatkan gaji yang lebih tinggi. Menurut Journal Of Organization Behavoiur, kandidat gagal mendapatkan kenaikan gaji biasanya terjadi saat negosiasi pada proses interview.

Berikut beberapa tips mendapatkan kenaikan gaji pada saat negosiasi di kantor baru:

  1. Riset

Sebelum melakukan wawancara ada baiknya kamu mencari tahu terlebih dahulu pekerjaan yang kamu lamar. Kamu bisa mencari jobdesc yang dilamar pada beberapa situs lowongan pekerjaan. Beberapa situs lowongan pekerjaan biasanya memberikan fitur untuk review yang menyebutkan nominal gaji disetiap posisinya. Selain itu, kamu juga bisa bertanya kepada teman-temanmu yang sudah berpengalaman di posisi yang sedang dilamar maupun yang sudah bekerja di perusahaan tersebut.

 

  1. Negosiasi gaji dilakukan setelah benar-benar diterima

Menurut Noel Smith-Wenkel, seorang headhunter terkemuka tahun 1980-an, jika perusahaan meminta kamu untuk mengisi gaji yang diharapkan di formulir interview, maka biarkan saja kolom tersebut kosong. Cara tersebut biasana Noel lakukan untuk mendapatkan banyak uang dari kliennya saat negosiasi gaji.

 

  1. Membiarkan perusahaan mengajukan penawaran terlebih dahulu

Setelah proses wawancara, proses selanjutnya merupakan proses penawaran gaji. Pada tahap  ini ada baiknya kamu meminta waktu untuk berpikir tentang gaji yang ditawarkan. Hal ini bisa menjadi tips baik untuk kadidat suatu perusahaan. Karena dengan mempertimbangkan tawaran, akan membuka peluang juga untuk menaikan angka yang ditawarkan. Menurut Noel, gaji yang ditawarkan pada perusahaan bisa saja lebih tinggi dari perkiraan yang kamu inginkan. Apabila gaji yang ditawarkan lebih tinggi, kamu bisa mengambil pekerjaan tersebut, namun apabila terlalu kecil maka katakana bahwa nominal tersebut terlalu rendah. Tapi jangan sampai menyebutkan nominal angkanya kepada perusahaan ya.

 

  1. Ajukan negosiasiasi gaji sebesar 10% dari yang

Proses selanjutnya yaitu dengan mengajukan kenaikan gaji sebesar 10% dari gaji yang ditawarkan. Sebelum mengajukan negosiasi, perhatikan juga pengalamanmu di perusahaan sebelumnya. Kamu bisa bernegosiasi untuk menaikan gaji lebih dari 10% asalkan pengalamanmu di perusahaan sebelumnya bisa membantu perusahaan barumu untuk lebih maju. Selain itu perhatikan juga negosiasi gajinya. Jangan sampai karena terlalu banyak menaikan nominal gaji justru membuat kamu gagal dalam proses penerimaan ini.

 

  1. Cari benefit lain diluar dari gaji pokok

Cobalah untuk berhitung lebih detail. Apabila gaji yang kalian tawarkan tidak bisa dikabulkan oleh perusahaan, pertimbangkan benefit lainnya dari perusahaan. Asuransi kesehatan, BPJS, pembayaran pajak profesi serta tunjangan lainnya seperti uang makan dan transportasi  bisa dipertimbangkan lebih dalam lagi. Selain itu perhatikan juga pengalaman dan ilmu yang akan didapatkan selama kalian bekerja di perusahaan tersebut. Semakin banyak ilmu yang akan kamu dapatkan saat bekerja nanti, semakin kamu mendapatkan keuntungan yang didapatkan diluar dari gaji pokok yang kamu terima.

 

Setelah semua aspek sudah dicoba, saatnya kalian mempertimbangkan keputusan apakah  tawaran yang diberikan sudah sesuai dengan harapanmu?