Lingkungan Kerja yang Menyenangkan

Tips & Trik Menciptakan Lingkungan Kerja yang Menyenangkan

Setiap karyawan menghabiskan sebagian waktunya di tempat kerja. Secara tidak disadari, karyawan merupakan aset penting perusahaan, merekalah yang menjalankan kegiatan ekonomi perusahaan agar dapat berlangsung terus menerus. Lingkungan kerja yang menyenangkan menjadi faktor penting bagi karyawan loh. Bahkan lingkungan kerja bisa memberi dampak bagi kinerja dan produktivitas karyawan. Tentunya, kinerja “aset perusahaan” yang baik akan memberikan dampak bagi profit perusahaan. 

Lalu, bagaimana cara menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan? Yuk, simak.

Baca juga: Cara Membangun Tim Kerja Yang Solid

1. Merancang Ruang Kerja yang Nyaman

Kenyamanan seseorang dalam lingkungan kerja dipengaruhi oleh ruang kerja. Ada beberapa karyawan yang suka berada di ruangan yang privat tetapi juga ada karyawan yang suka melakukan aktivitas bekerja dengan lingkungan yang ramai. Berikan kebebasan pada karyawan untuk menentukan ruang kerja yang sesuai dengan kepribadian mereka. 

Pihak perusahaan dan seluruh karyawan juga harus bisa menjaga kebersihan, apalagi adanya pandemi Covid-19, kebersihan dan protokol kesehatan menjadi faktor utama dalam memiliki lingkungan kerja yang nyaman dan menyenangkan. Hasilnya, karyawan memiliki produktivitas yang lebih baik.

2. Ciptakan Community Minded di Tempat Bekerja

Berusahalah untuk mendorong orang agar saling menyapa. Kedengarannya sederhana tetapi sebenarnya ini adalah cara yang luar biasa untuk membangun komunitas di tempat kerja dan mengakrabkan satu sama lain.

Mulailah dengan membuat kebijakan untuk meminta eksekutif dan manajer memastikan meluangkan waktu untuk menyapa. Pahamilah bahwa mengubah kebiasaan dapat memperbaiki suasana kantor, dan membuatnya menjadi lebih nyaman.

Jika seluruh karyawan punya pemikiran yang sama, yaitu fokus pada komunitas maka lingkungan kerja yang positif dapat tercipta. Cara lain yang bisa diambil adalah dengan mengadakan office gathering atau team building. Atau hal yang paling sederhana adalah mengadakan acara makan siang bersama, maupun mengadakan pesta kejutan bagi karyawan yang sedang berulang tahun

3. Dukungan Positif dari Manajemen

Kenyamanan lingkungan kerja karyawan juga harus didukung oleh pihak manajemen. Hal ini berkaitan dengan peraturan kerja dan kinerja karyawan. Jika manajemen sebuah perusahaan tidak baik, hal tersebut akan menghasilkan turnover rate yang tinggi. Karyawan tidak akan betah berlama-lama tinggal di sebuah perusahaan dengan manajemen yang tidak baik dan tidak mendukung.Contoh mudahnya adalah dengan menepati semua kesepakatan yang sudah di janjikan oleh pihak manajemen. Misalnya ada rewards jika sudah mencapai target. Pihak Manajemen harus menepati pemberian rewards yang telah dijanjikan pada karyawan. 

Juga disaat karyawan sedang mengalami konflik antar karyawan, pihak manajemen harus mampu untuk mengatur karyawan dan terbuka oleh segala gagasan dari karyawan.

Baca juga: Jenis Motivasi Kerja yang Meningkatkan Produktivitas Karyawan

4. Membangun Komunikasi yang Baik.

Komunikasi yang baik adalah dasar dari sebuah kerjasama. Jika tidak ada komunikasi, sebuah tim tidak dapat bekerjasama dengan efektif. Kalau komunikasi yang baik sudah terjadi, nantinya akan tercipta sebuah keharmonisan dan tim dapat menghadapi tantangan atau target dengan baik. Komunikasi harus dapat berjalan dua arah, selain dari atasan ke bawahan, komunikasi dari bawahan ke atasan juga harus terjalin dengan baik. Pastikan juga karyawan diberikan kesempatan untuk memberikan tanggapan atau penilaian terhadap atasan atau manajerial, dan atasan harus dapat menerimanya dengan pikiran terbuka. 

Selain itu, cobalah untuk mengajak karyawan untuk berbicara santai, dan hargai kerja keras mereka. Hal ini akan membuat karyawan merasa dihargai, dan nyaman bekerja di perusahaan.

Itulah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk menciptakan lingkungan kerja yang menyenangkan sehingga karyawan menjadi lebih nyaman dan produktif.

Tidak sekadar membuat karyawan menjadi nyaman dan senang, ingatlah bahwa memerhatikan hal ini juga dapat membawa keuntungan bagi perusahaan.

Scroll to Top