Jadwalkan Demo

Learner Engagement di Dunia Kerja: Pengertian, Jenis, dan Manfaatnya

Rizka Maria Merdeka | January 9, 2024 | Human Resource (HR)
by GreatDay HR

Learner engagement, atau keterlibatan karyawan dalam pembelajaran di dunia kerja, menjadi kunci penting untuk memastikan pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan. Keterlibatan karyawan tidak lagi hanya berfokus pada rutinitas pekerjaan, melainkan juga pada bagaimana perusahaan mampu menciptakan lingkungan yang mendukung pembelajaran dan pengembangan individu.

Dalam artikel ini, kita akan membahas pengertian learner engagement, menjelajahi berbagai jenis keterlibatan yang dapat diterapkan di dunia kerja, dan menggali manfaatnya yang signifikan bagi perusahaan. Simak selengkapnya!

Baca juga: Tips Meningkatkan Employee Engagement Lintas Generasi di Perusahaan

Apa yang dimaksud dengan learner engagement?

Learner engagement dalam konteks dunia kerja mengacu pada tingkat keterlibatan atau keterikatan karyawan terhadap proses pembelajaran atau pelatihan yang disediakan oleh perusahaan. Ini mencakup seberapa aktif dan antusias karyawan terlibat dalam kegiatan pembelajaran yang dirancang untuk meningkatkan keterampilan, pengetahuan, atau perilaku mereka terkait pekerjaan.

Beberapa faktor yang dapat memengaruhi learner engagement dalam konteks kerja termasuk:

  1. Relevansi Pelatihan: Karyawan cenderung lebih terlibat ketika pelatihan dianggap relevan dan dapat langsung diterapkan dalam konteks pekerjaan mereka.
  2. Fleksibilitas Pembelajaran: Memberikan pilihan dan fleksibilitas dalam cara karyawan mengakses dan menyelesaikan materi pelatihan dapat meningkatkan keterlibatan, terutama di era kerja yang serba cepat dan berubah.
  3. Interaktif dan Praktis: Pelatihan yang interaktif, melibatkan studi kasus, simulasi, atau proyek nyata, dapat meningkatkan keterlibatan karena karyawan dapat melihat hubungan langsung antara konsep yang dipelajari dan pekerjaan sehari-hari mereka.
  4. Umpan Balik Terus-Menerus: Memberikan umpan balik secara terus-menerus selama pelatihan dapat membantu karyawan memahami sejauh mana mereka telah memahami materi dan memberikan dorongan positif.
  5. Dukungan Pimpinan: Dukungan dan partisipasi pimpinan dalam proses pembelajaran dapat menjadi motivasi tambahan bagi karyawan untuk terlibat dan menganggap serius pelatihan yang disediakan oleh organisasi.
  6. Kultur Pembelajaran: Organisasi dengan budaya pembelajaran yang mendorong eksperimen, pertumbuhan, dan berbagi pengetahuan cenderung memiliki tingkat keterlibatan yang lebih tinggi.

Keterlibatan karyawan dalam pembelajaran dapat memiliki dampak positif pada produktivitas, inovasi, dan kepuasan kerja. Oleh karena itu, perusahaan perlu memahami preferensi dan kebutuhan pembelajaran karyawan mereka untuk merancang program pembelajaran yang menarik dan efektif.

Baca juga: 7 Tren Learning and Development di Tahun 2023

Jenis-jenis learner engagement

Dalam konteks dunia kerja, terdapat beberapa jenis learner engagement yang dapat menjadi fokus untuk meningkatkan produktivitas dan kepuasan karyawan. Berikut adalah enam jenis learner engagement dalam dunia kerja:

1. Partisipasi dalam Pelatihan dan Pengembangan

Keterlibatan karyawan dalam program pelatihan dan pengembangan yang disediakan oleh perusahaan.

Contoh: Karyawan secara aktif menghadiri seminar, workshop, kursus online, atau pelatihan lainnya untuk meningkatkan keterampilan dan pengetahuan mereka.

2. Penerapan Pembelajaran ke dalam Pekerjaan

Kemampuan karyawan untuk mengaplikasikan pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh dari pelatihan ke dalam tugas sehari-hari mereka.

Contoh: Karyawan menerapkan konsep atau keterampilan baru yang dipelajari dalam pekerjaan mereka untuk meningkatkan kinerja.

3. Keterlibatan dalam Proyek Kolaboratif

Keterlibatan karyawan dalam proyek bersama atau tim kerja untuk mencapai tujuan tertentu.

Contoh: Karyawan berkolaborasi dalam tim untuk menyelesaikan proyek, berbagi ide, dan berkontribusi pada pencapaian tujuan tim.

4. Mentoring dan Pembelajaran Bersama

Keterlibatan karyawan dalam aktivitas mentoring atau pembelajaran bersama dengan sesama karyawan.

Contoh: Karyawan baru belajar dari pengalaman karyawan yang lebih berpengalaman atau melibatkan diri dalam pertukaran pengetahuan antar rekan kerja.

5. Partisipasi dalam Komunitas Pembelajaran

Keterlibatan karyawan dalam komunitas pembelajaran atau forum di tempat kerja.

Contoh: Karyawan bergabung dalam forum diskusi, grup pembelajaran, atau platform online untuk berbagi pengalaman, bertukar ide, dan belajar satu sama lain.

6. Pengembangan Keterampilan Soft Skills

Keterlibatan dalam pengembangan keterampilan soft skills, seperti kemampuan komunikasi, kepemimpinan, atau kerja tim.

Contoh: Karyawan mengikuti pelatihan untuk meningkatkan kemampuan presentasi, berpartisipasi dalam program pengembangan kepemimpinan, atau memperbaiki keterampilan interpersonal.

Meningkatkan learner engagement dalam konteks dunia kerja dapat membantu menciptakan lingkungan yang mendukung pertumbuhan dan pengembangan karyawan, meningkatkan produktivitas, dan meningkatkan kepuasan pekerja.

Baca juga: Action Learning Program, Apa Itu? Ini Penjelasannya!

Manfaat learner engagement bagi perusahaan

Learner engagement, atau keterlibatan karyawan dalam proses pembelajaran, memberikan sejumlah manfaat bagi perusahaan. Beberapa manfaat tersebut melibatkan peningkatan kinerja karyawan, inovasi, dan kesejahteraan organisasi secara keseluruhan. Berikut adalah beberapa manfaat utama learner engagement bagi perusahaan:

1. Peningkatan Produktivitas

Karyawan yang terlibat dalam pembelajaran cenderung memiliki pengetahuan dan keterampilan yang lebih baik, yang dapat meningkatkan kinerja mereka di tempat kerja. Peningkatan produktivitas karyawan dapat berdampak positif pada efisiensi operasional dan pencapaian tujuan perusahaan.

2. Peningkatan Retensi Karyawan

Program pembelajaran yang efektif dapat meningkatkan kepuasan dan kesejahteraan karyawan. Karyawan yang merasa didukung dalam pengembangan karir mereka memiliki kecenderungan lebih tinggi untuk tetap berada di perusahaan, mengurangi tingkat pergantian karyawan.

3. Peningkatan Keterampilan dan Kompetensi

Learner engagement membantu meningkatkan keterampilan dan kompetensi karyawan, yang dapat membantu mereka menjalankan tugas dan tanggung jawab pekerjaan dengan lebih efektif. Keterampilan yang ditingkatkan juga dapat memberikan dampak positif pada inovasi dan adaptabilitas.

4. Inovasi dan Kreativitas

Karyawan yang terlibat dalam pembelajaran cenderung lebih terbuka terhadap ide-ide baru dan inovasi. Pembelajaran yang berkelanjutan merangsang pemikiran kreatif dan memotivasi karyawan untuk mencoba pendekatan baru dalam pekerjaan mereka.

Baca juga: 4 Upaya Online Untuk Meningkatkan Employee Engagement

5. Peningkatan Pemecahan Masalah

Pembelajaran yang aktif membantu karyawan mengembangkan kemampuan pemecahan masalah. Dengan meningkatnya keterampilan ini, karyawan dapat mengatasi tantangan pekerjaan dengan lebih baik dan memberikan solusi yang lebih efektif.

6. Peningkatan Kepuasan Karyawan

Karyawan yang merasa didukung dalam pengembangan dan pertumbuhan pribadi mereka cenderung lebih puas dengan pekerjaan mereka. Peningkatan kepuasan karyawan dapat menciptakan lingkungan kerja yang positif dan meningkatkan moral.

7. Pemberdayaan Karyawan

Pembelajaran memberikan karyawan kepercayaan diri untuk mengambil inisiatif dan bertanggung jawab atas pengembangan karir mereka sendiri. Ini menciptakan budaya pemberdayaan di antara karyawan.

8. Peningkatan Reputasi Perusahaan

Organisasi yang mendukung pembelajaran karyawan cenderung dianggap sebagai tempat kerja yang menarik dan progresif. Ini dapat meningkatkan reputasi perusahaan di mata calon karyawan dan pelanggan.

Dengan memprioritaskan learner engagement, perusahaan dapat memaksimalkan potensi karyawan, menciptakan lingkungan kerja yang dinamis, dan berkontribusi pada kesuksesan jangka panjang perusahaan.

Baca juga: Talent Engagement: Definisi dan Hubungannya dengan Employee Turnover

GreatDay HR menyediakan fitur Engagement yang dapat meningkatkan keterlibatan karyawan di tempat kerja juga memaksimalkan komunikasi internal. Melalui fitur Engagement, perusahaan bisa dengan mudah melakukan polling atau survey, bahkan memberikan pengumuman penting yang bersifat internal.

Selain itu, hubungan karyawan menjadi lebih erat dengan Social Feeds di fitur Engagement. Karyawan bisa mengunggah pencapaian, status, atau foto event seru yang berkaitan dengan pekerjaan dan kantor. Dapatkan aplikasinya dan berlangganan sekarang juga! Klik di sini untuk informasi selengkapnnya.

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email