Jadwalkan Demo

Mengenal Profesi Desain Grafis: Tugas, Kualifikasi, dan Jenjang Karir

Rizka Maria Merdeka | August 10, 2022 | Info & Update
by GreatDay HR

Desain grafis adalah salah satu bentuk seni lukis atau gambar yang memiliki beberapa tujuan di antaranya untuk mengatur atau menciptakan elemen rupa. Misalnya foto, poster, ilustrasi, tulisan, dan pola ke dalam sebuah media. Hal ini ditujukan untuk diproduksi dan dikomunikasikan sebagai sebuah pesan.

Di era kemajuan teknologi saat ini, pekerjaan desain grafis semakin banyak dibutuhkan terutama untuk kepentingan kegiatan digital marketing. Contohnya membuat desain untuk ads copy, membuat desain konten media sosial, website, ilustrasi untuk iklan, dan lain sebagainya.

Selain itu, pola kerja yang cenderung dinamis dan fleksibel ditambah gaji yang cukup menggiurkan menjadikan profesi desain grafis atau graphic designer sangat populer. Meski demikian, seorang graphic designer harus memiliki ciri khas, inovasi, dan kreativitas tanpa batas yang membuatnya menonjol dibanding graphic designer lainnya.

Apa saja skill yang harus dimiliki seorang graphic designer? Bagaimana jenjang karir profesi desain grafis? Simak artikel berikut ini untuk temukan jawabannya!

Baca juga: Ketahui Pengertian, Skill, dan Tugas Seorang Content Creator

Pengertian profesi desain grafis

Desain grafis adalah suatu bentuk komunikasi yang dilakukan secara visual. Desain grafis akan memanfaatkan suatu gambar sebagai media dalam penyampaian pesan. Informasi yang disampaikan di dalamnya akan dilakukan seefektif mungkin.

Desain grafis berasal dari dua kata, yaitu kata desain dan kata grafis. Desain adalah suatu metode perancangan estetika. Metode perancangan ini didasarkan pada kreativitas. Bentuk-bentuk dari seni desain grafis ini dibuat oleh graphic designer yang memiliki spesialisasi untuk menginterpretasikan pesan melalui bentuk gambar.

Sedangkan grafis memiliki arti ilmu dari sebuah perancangan titik, maupun garis. Maka hal itu akan membentuk sebuah gambar, yang bisa memberikan informasi serta berhubungan dengan proses percetakan.

Jadi, desain grafis adalah ilmu yang mengandalkan sebuah kreatifitas dalam menciptakan suatu rancangan yang berbentuk gambar. Tujuan akhirnya adalah sebagai kepentingan dari percetakan.

Kemudian, Graphic designer adalah orang yang memiliki spesialisasi dalam menginterpretasikan pesan dalam bentuk gambar. Dengan kata lain, seorang graphic designer adalah seorang komunikator visual. Tugasnya untuk menciptakan konsep visual secara manual, atau dapat menggunakan software komputer.

Mereka akan mengkomunikasikan sebuah ide untuk membuat sebuah inspirasi. Kemudian pesan tersebut akan diinformasikan melalui seni visual. Seperti tulisan, gambar dan grafik.

Dengan kata lain, seorang graphic designer merupakan seorang komunikator visual yang menciptakan konsep visual secara manual atau dengan menggunakan software komputer. Mereka mengomunikasikan ide-idenya untuk menginspirasi dan menginformasikan sebuah pesan lewat seni visual yang termasuk gambar, tulisan, dan juga grafik.

Baca juga: Berkenalan Dengan Customer Service (CS): Pengertian, Keahlian yang Harus Dimiliki, dan Job Desk Customer Service

Tugas seorang graphic designer

Selain memikirkan ide kreatif dan membuat konsep secara visual, ada beberapa jobdesk serta tanggung jawab dari seorang graphic designer. Di antaranya sebagai berikut.

  1. Mempersiapkan materi untuk dituangkan ke dalam bentuk visual.
  2. Membuat rencana dan konsep dari informasi dan materi yang diberikan oleh klien.
  3. Mengilustrasikan konsep dengan membuat draft kasar dari ilustrasi dan copy-nya.
  4. Menyelesaikan proyek dan mengkoordinasikannya dengan pihak luar seperti agency, art service, percetakan, dan lain-lain.
  5. Berkontribusi dengan tim untuk mencapai tujuan dari sebuah proyek.
  6. Bertemu dengan klien atau art director untuk mengetahui lebih lanjut tentang proyek yang diberikan.
  7. Melakukan brainstorming bersama klien dan memberikan masukan atas desain yang ingin dibuat sesuai dengan target market atau audiens.
  8. Membuat ilustrasi atau gambar yang mengidentifikasikan pesan dari sebuah produk.
  9. Membuat bentuk-bentuk grafis seperti ilustrasi produk, logo, dan website.
  10. Memilih warna, gambar, font, dan juga layout.
  11. Mempresentasikan hasil ilustrasi yang sudah dibuat kepada klien atau art director.
  12. Melakukan revisi yang diminta oleh klien.
  13. Melakukan quality check terhadap ilustrasi sebelum dicetak atau dipublikasikan.

Baca juga: Pasti Dilirik HRD! 15 Contoh Surat Lamaran Kerja yang Menarik dan Efektif!

Skill yang dibutuhkan untuk profesi desain grafis

Menjadi seorang graphic designer tentunya tidak hanya membutuhkan kemampuan atau skill menggambar saja. Ada beberapa skill atau keahlian yang wajib Anda miliki jika ingin menjadi seorang desainer grafis.

1. Kemampuan membuat desain

Skill pertama yang harus dimiliki seorang desainer grafis adalah membuat desain konten visual yang menarik, estetik, dan artistik, karena tujuan utama desain grafis adalah untuk menarik konsumen dan menaikkan citra perusahaan. Sehingga, Anda harus bisa membuat konten yang sesuai juga.

2. Menguasai software desain

Setelah menguasai kemampuan membuat desain konten visual, hal selanjutnya adalah Anda harus bisa menguasai software desain. Sebab, saat ini banyak perusahaan yang membutuhkan karyawan dengan kriteria yang bisa membuat konten visual secara digital. Sebab, penggunaan software desain itu bisa menciptakan konten yang cepat dan rapi. Belum lagi, saat ini banyak software desain yang bisa digunakan secara tim atau kolaborasi.

3. Kemampuan berkomunikasi yang baik

Bekerja sebagai seorang desainer grafis dan ilustrator juga diwajibkan untuk bisa berkomunikasi dengan baik terutama dengan klien. Sebab, Anda akan sering berurusan dengan klien untuk mengerjakan sebuah project. Kemampuan komunikasi akan sangat berguna untuk melakukan negosiasi dengan klien terkait konsep maupun fee.

4. Kreativitas tinggi

Bekerja dalam industri kreatif maka Anda akan dituntut untuk bisa memiliki kreativitas yang tinggi untuk menghasilkan sebuah konten visual. Untuk menumbuhkan kreativitas bisa dilakukan dengan cara mencari referensi di media sosial.

Terkadang, ada permintaan-permintaan atau konsep klien yang ajaib yang harus bisa Anda penuhi. Dengan mengandalkan kreativitas yang Anda miliki, Anda akan dapat menuangkannya ke dalam media sesuai dengan keinginan klien tersebut.

5. Kemampuan analisa

Graphic designer nantinya akan bekerja dengan tim atau klien untuk membuat sebuah konten visual atau desain visual. Namun, Anda tidak bisa membuat desain begitu saja, Anda harus bisa memberikan ide untuk desain tersebut. Pada fase inilah kemampuan analisis harus digunakan terkait bagaimana cara Anda menganalisis sebuah ide untuk dijadikan desain.

Baca juga: Headhunter: Pengertian dan Cara Kerjanya

Jenjang karir profesi desain grafis

Berikut ini adalah beberapa posisi atau jabatan yang dapat Anda raih dengan keahlian sebagai graphic designer saat ini.

  1. Creative Director: Anda akan mengelola tim kreatif untuk membuat produk visual untuk branding maupun Andapanye promosi komersial.
  2. Art Director:  Anda bisa mengelola dan melakukan koordinasi antara Desainer Grafis di bidang produksi dan ilustrasi untuk membuat proyek sesuai tepat waktu sesuai kepuasan klien.
  3. Brand Identity Developer: di tengah berkembangnya promosi merek dagang lewat media sosial, Anda bisa menggunakan keahlian desain grafis untuk membentuk identitas brand bagi berbagai perusahaan.
  4. Logo Designer: logo merupakan salah satu aspek brand designer yang memiliki filosofi dalam jangka waktu lama. Umumnya, desain logo untuk branding membutuhkan presentasi yang kuat oleh seorang Desainer Grafis.
  5. Web Designer: Desainer Grafis dapat membuat grafik, tata letak, dan mengatur halaman situs jejaring dengan seartistik mungkin.
  6. Content Developer: seorang Desainer Grafis diharapkan mampu menulis dan membuat tampilan visual, baik video maupun audio, untuk konten multimedia.

Baca juga: Wajib Tahu! Pekerjaan Swasta Dengan Gaji Tinggi

Buat pengelolaan payroll perusahaan menjadi otomatis dan akurat dengan aplikasi HRIS GreatDay HR

desain grafis gdhr

Pengelolaan proses penggajian, termasuk tunjangan-tunjangan karyawan, merupakan salah satu tanggung jawab kerja finance dan HR di perusahaan. Data kehadiran, pajak, bonus, tunjangan-tunjangan, dan potongan-potongan merupakan elemen-elemen yang ada di dalam penggajian yang pengelolaannya cukup menguras tenaga dan waktu jika dilakukan secara manual.

Terlebih lagi, penghitungan pajak cukup rumit karena peraturan dan kebijakannya yang sering mengalami pembaharuan. Selain itu, payroll atau penggajian harus dilakukan dengan akurat dan presisi. Hal tersebutlah yang terkadang membuat pengelolaan penggajian memakan waktu lama, bahkan berhari-hari.

Data-data presensi yang harus disortir, potongan-potongan, kebijakan pajak yang berlaku, dan data lain yang harus diolah dalam penghitungan penggajian terkadang membuat HR harus lembur. Padahal masih banyak pekerjaan HR lain yang juga harus diselesaikan.

Pasalnya, karyawan di perusahaan harus memperoleh gaji sesuai dengan waktu yang telah ditentukan, sehingga proses penggajian biasanya dijadikan prioritas oleh HR. Untuk mengatasi kendala dan meringankan tugas HR terutama dalam pengelolaan gaji karyawan dan penghitungan pajak, GreatDay HR hadir dengan fitur-fitur canggih dalam satu aplikasi HRIS yang memungkinkan Anda untuk menghitung gaji secara otomatis dan ramah lingkungan. 

Tinggalkan penghitungan THR dan penggajian secara manual yang memakan waktu lama! Melalui aplikasi GreatDay HR, proses penggajian dan pajak dilakukan secara otomatis sehingga dapat diselesaikan dengan lebih cepat. Selain itu, Anda tidak perlu ribet menghitung absensi secara terpisah karena seluruhnya telah terintegrasi dengan payroll. 

Lakukan penghitungan gaji, pajak, dan pekerjaan HR lainnya melalui satu aplikasi HRIS saja di ponsel pintar Anda. Anda juga dapat mengakses seluruh data yang berkaitan dengan HR lebih praktis di mana saja dan kapan saja.

Segera unduh aplikasinya di AppStore dan PlayStore melalui ponsel pintar Anda atau kunjungi lamannya dan dapatkan demonya secara gratis!

Baca juga: Mengenal Profesi Content Writer: Jenis, Tanggung Jawab, dan Skill Seorang Content Writer

Trending Article
01
Rizka Maria Merdeka | November 28, 2023
22 Contoh Kelebihan dan Kekurangan Diri Saat…
02
Rizka Maria Merdeka | October 25, 2023
Penting! Panduan Lengkap Pangkat Golongan PNS Terbaru…
03
Rizka Maria Merdeka | November 18, 2021
14 Contoh Penulisan Notulen Rapat yang Tepat.…
Subscribe News Letter
Get notification on your email