Penerapan Software HRIS dalam Pengelolaan SDM di Industri Teknologi

By Rizka Maria Merdeka   |  

Di era serba digital ini, perkembangan industri-industri bisnis segala bidang mengalami peningkatan, terutama industri teknologi. Industri teknologi merupakan jenis usaha atau bisnis yang berkaitan dengan penelitian, pengembangan, dan distribusi barang dan jasa berbasis teknologi.

Biasanya industri teknologi menyediakan produk atau layanan seperti pembuatan perangkat lunak, komputer, elektronik, serta segala hal yang berkaitan dengan teknologi informasi. Dalam prosesnya, industri ini juga berperan dalam pengembangan dan pembaruan teknologi. Misalnya membuat sistem baru, mengupdate sistem lama, membuat fitur-fitur baru, dll.

Selain itu, industri teknologi juga berperan dalam mengenalkan dan mengedukasi masyarakat terkait perkembangan teknologi. Contohnya tentang penggunaan software HRIS di industri teknologi yang mampu memudahkan seluruh pengelolaan SDM perusahaan. Dengan begitu, masyarakat terutama pengusaha dapat mengembangkan bisnisnya lebih baik lagi.

Artikel kali ini akan membahas tentang kendala yang dihadapi dalam pengelolaan SDM dan peran HRIS di industri teknologi. Yuk, baca sampai habis!

Baca juga: Technopreneurship: Pengertian, Tujuan, dan Contohnya

Tentang industri teknologi

Sebagaimana disebutkan sebelumnya, industri teknologi adalah usaha atau bisnis yang bergerak di bidang pengembangan dan pembaruan teknologi. Bekerja di industri teknologi artinya setiap orang yang terlibat di dalamnya minimal harus memiliki skill dan pengetahuan dasar tentang teknologi.

Selain itu, mereka juga harus selalu update terhadap perkembangan dan kemajuan teknologi. Mengingat saat ini perkembangan teknologi, terutama digital, di dunia sangat cepat. Mau tidak mau, perusahaan yang merupakan bagian dari industri teknologi harus menghadapi persaingan yang ketat dalam hal kecanggihan.

Temukan informasi & Tips HR Terkini dengan Subscribe Blog GreatDay HR

Contohnya, perusahaan di industri teknologi yang khusus membuat dan mengembangkan software untuk HR. Dalam kegiatan operasionalnya tentu mereka harus sudah lebih dulu menerapkan sistem yang berguna untuk memudahkan pekerjaan, misalnya software HRIS. Penerapan software HRIS untuk mengelola SDM dan operasional lainnya kemudian menjadi produk yang dijual-belikan dan diterapkan juga oleh industri lainnya.

Sehingga, dari segi bisnis, banyak perusahaan yang bergantung pada inovasi yang dihasilkan oleh industri teknologi. Misalnya untuk membuat perangkat lunak perusahaan, mengelola sistem logistik, melindungi database, dan lain-lain. Selain itu, umumnya industri teknologi juga menyediakan informasi dan layanan penting yang memungkinkan perusahaan-perusahaan membuat keputusan bisnis yang strategis.

Perusahaan yang bergerak di industri teknologi banyak berinvestasi dalam penelitian dan pengembangan serta melakukan proyek berisiko dengan potensi masa depan yang lebih besar. Itulah mengapa industri teknologi menjadi salah satu investasi pertumbuhan yang paling menjanjikan.

Baca juga: Pemanfaatan Software HRIS dalam Mengelola SDM di Industri Manufaktur

Kendala pengelolaan SDM di industri teknologi

Tidak semua perusahaan yang bergerak di industri teknologi memanfaatkan software HRIS dalam pengelolaan SDM perusahaannya. Sebagian industri teknologi juga lebih mementingkan nilai bisnisnya dibandingkan kinerja atau kesejahteraan karyawan di dalamnya.

Oleh sebab itu, industri teknologi yang memang tidak secara khusus mengembangkan dan menerapkan software HRIS memiliki kendala-kendala dalam pengelolaan SDM-nya. Di antaranya sebagai berikut.

Minimnya pengawasan kinerja karyawan

Perusahaan yang bergerak di industri teknologi terkadang abai terhadap pengawasan kinerja dan produktivitas karyawannya. Sebab, mereka lebih berfokus kepada hasil atau inovasi yang dapat menunjang bisnisnya. Selain itu, terkadang atasan dan HR kesulitan memonitor kinerja mereka karena kebanyakan dari karyawan yang bekerja di bidang teknologi jarang berada di kantor. Sehingga penilaian kinerja dan pemantauan setiap kegiatan kerja yang dilakukan karyawan tidak maksimal, terutama ketika karyawan melakukan WFH atau WFA.

Pengelolaan data kehadiran yang kurang diperhatikan

Karyawan yang bekerja di perusahaan industri teknologi kebanyakan bekerja di luar kantor sehingga pengisian data absensi seringkali diabaikan. Terutama jika pengelolaan absensinya masih manual dengan fingerprint atau tulis tangan. Karyawan yang WFA dan WFH tidak mungkin pergi ke kantor dulu untuk mengisi absensi.

Akhirnya, data absensi kurang diperhatikan. Hal tersebut memberikan celah bagi karyawan-karyawan nakal yang melakukan titip absen, mengaku meeting di luar dengan klien tapi ternyata berlibur, dan lain sebagainya.

Pengajuan cuti yang lama dan tidak praktis

Masih berkaitan dengan absen, pengajuan cuti tanpa aplikasi atau software yang memadai juga dapat menyebabkan kecurangan atau kesalahpahaman. Belum lagi jika pengajuan cuti karena situasi mendadak namun harus menunggu birokrasi dan persetujuan yang lama. Akibatnya karyawan dirugikan sebab gajinya terpotong karena hak cutinya dianggap absen.

Penghitungan gaji yang memakan waktu

Kendala selanjutnya yang dirasakan oleh semua industri, termasuk industri teknologi, adalah penghitungan gaji karyawan. Sebagaimana diketahui bahwa menghitung gaji karyawan itu merupakan hal yang rumit karena banyak komponen yang perlu dihitung. Dari mulai jumlah absen, tunjangan, reimbursement, bonus, pajak, dan lain sebagainya.

Penghitungan gaji yang manual seringkali menyebabkan salah hitung dan telat gajian. Akibatnya, perusahaan dan karyawan dirugikan secara finansial.

Baca juga: Perbedaan HRMS & HRIS, dan Fungsinya Untuk HRD

HRIS sebagai solusi kendala pengelolaan SDM di industri teknologi

Untuk mengatasi kendala-kendala pengelolaan SDM perusahaan industri teknologi di atas, diperlukan keterbukaan perusahaan teknologi dalam mengaplikasikan sistem yang memadai, yaitu dengan software HRIS.

Pengawasan kinerja dan kegiatan kerja karyawan lebih mudah

Dengan menggunakan aplikasi berbasis software HRIS, pengawasan kinerja dan kegiatan kegiatan kerja karyawan di perusahaan menjadi lebih mudah. HR dan atasan tidak perlu lagi “berpatroli” untuk mengecek kinerja atau progres kerja karyawannya satu per satu. Terlebih lagi, software HRIS saat ini telah tersedia versi mobile yang bisa diakses di mana saja dan kapan saja.

Pengelolaan dan pengisian data kehadiran karyawan lebih praktis

Kendala pengisian absen secara manual yang merepotkan dapat diatasi dengan aplikasi HRIS yang menyediakan fitur absensi melalui ponsel/gadget karyawan. Karyawan tidak perlu lagi antri untuk mengisi fingerprint atau lupa absen karena mereka bisa melakukannya melalui aplikasi HRIS yang terinstall di ponsel mereka.

Selain itu, biasanya fitur absensi juga dilengkapi dengan face recognition dan gps. Sehingga perusahaan terhindar dari pemalsuan atau manipulasi data absen. Fitur absensi melalui aplikasi di ponsel ini juga sangat berguna bagi karyawan yang WFA dan WFH. Mereka tidak perlu lagi melapor secara personal untuk bukti kehadiran.

Pengajuan cuti lebih cepat tanpa dokumen kertas

Dengan memanfaatkan software HRIS di industri teknologi, pengajuan cuti akan lebih mudah dan cepat. Birokrasi yang biasanya memakan waktu lama akan lebih cepat selesai sebab HR tidak perlu mendatangi kantor atasan untuk minta tanda tangan persetujuan. Para atasan biasanya akan mendapatkan notifikasi terkait permintaan pengajuan cuti karyawan.

Dengan begitu, HR dan atasan hanya tinggal mengecek form pengajuan dan dokumen yang diajukan karyawan melalui aplikasi tanpa batas waktu dan ruang.

Penghitungan payroll/penggajian perusahaan lebih akurat dan otomatis

Selanjutnya, kendala terkait hal yang paling krusial bagi perusahaan yaitu penghitungan penggajian juga dapat dilakukan dengan lebih cepat, akurat, dan otomatis. Otomatis di sini dalam arti data absensi, pajak, tunjangan, dan komponen gaji lainnya telah terintegrasi dengan fitur gaji di aplikasi HRIS.

Dengan begitu, HR dan finance tidak perlu lagi ribet menyortir data kehadiran, dokumen cuti, dan lembur karena semua telah langsung terekam di sistem. Hasilnya, penghitungan gaji lebih akurat dan terbebas dari telat gajian.

Baca juga: Sederhanakan Pengelolaan Manajemen SDM di Perusahaan dengan Fitur-Fitur Solutif GreatDay HR

Lalu, adakah aplikasi HRIS yang menyediakan solusi atas kendala-kendala pengelolaan SDM yang lengkap? GreatDay HR jawabannya! Aplikasi HRIS GreatDay HR akan mampu mengelola seluruh pekerjaan HR perusahaan secara otomatis anti ribet.

HRIS di industri teknologi

Fitur-fitur lengkapnya seperti Payroll, Attendance, E-Leave, dan Operation Control akan mengeliminasi segala kendala industri teknologi dalam mengelola SDM. Semuanya terintegrasi dan praktis dikelola melalui satu klik saja di satu aplikasi.

Yuk, segera berlangganan dan download aplikasinya dan nikmati kemudahan pengelolaan SDM perusahaan! Kunjungi websitenya untuk informasi lebih lengkap dan jadwalkan demonya secara GRATIS!

Baca juga: Pahami Pengertian, Fungsi, dan Manfaat Sistem Informasi SDM

Tags :

Related Topics